Minggu, 18 Agustus 2013

Home » » Wow! Pangreran Arab Mau Bangun Gedung Setingi 1,6 Km

Wow! Pangreran Arab Mau Bangun Gedung Setingi 1,6 Km

Keponakan Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz ini ingin menara tersebut dibangun di salah satu kota besar dunia, seperti Shanghai, Moskow, London, atau New York

Mafaza-Online.Com | IPTEK - Pangeran kaya asal Arab Saudi Alwaleed bin Talal, tidak puas hanya dengan membangun Kingdom Tower setinggi 1 km. Ia sedang mencari mitra untuk membangun menara setinggi 1 mil alias 1,6 km. Keponakan Raja Arab Saudi Abdullah bin Abdulaziz ini ingin menara tersebut dibangun di salah satu kota besar dunia, seperti Shanghai, Moskow, London, atau New York.

Untuk memuluskan rencana ini, sang pangeran yang gemar berinvestasi ini sudah mengundang raksasa real estate asal Dubai, Emaar Properties untuk bekerja sama dengan Kingdom Holding miliknya. Pertemuan berlangsung antara Alwaleed dengan komisaris Emaar Mohammed Alabbar.

"Sekarang ini kami sedang diskusi dan mengevaluasi kemungkinan untuk membangun menara setinggi satu mil," kata Alwaleed kepada Reuters melalui sambungan telepon seperti dikutip detikFinance, Selasa (18/6/2013).

"Kami juga butuh mitra yang bagus. Saya mengundang Emaar dan Alabbar untuk menggabungkan kekuatan bersama kami dan mencari cara bagaimana membangun menara setinggi satu mil di salah satu sudut dunia," ujarnya.

Sayangnya, Alwaleed belum mau merinci biaya proyek sekaligus pendanaannya nanti. Menurutnya, hal itu masih belum dibicarakan dalam pertemuan tersebut. Ambisinya ini menunjukkan banyaknya perusahaan asal Timur Tengah yang berkembang dengan pesat. Pertumbuhan perusahaan -perusahaan ini sudah sangat pesat sehingga dengan mudah menembus pasar internasional.
Alwaleed bin Talal

 

"Saya sendiri mengundang kota-kota besar di dunia seperti Shanghai, Moskow, New York, London dan kota lainnya di Timur Tengah untuk datang dan memberikan penawaran kerjasama," kata pria pemilik 'Istana Terbang' ini.

Ia menambahkan, kota yang berminat jadi tempat gedung tertinggi di dunia itu harus bisa menyediakan bantuan tidak langsung, seperti kemudahan syarat keuangan, keringanan pajak dan dukungan pemerintah setempat. Alabbar belum bisa dimintai keterangan mengenai hal ini. Tapi memang dalam beberapa tahun terakhir ini, Emaar sudah berkomitmen untuk mengerjakan proyek-proyek besar yang tidak hanya terletak di Dubai tapi juga di negara lain.

Kalangan industri menilai, akan banyak tantangan dalam pembangunan menara setinggi satu mil itu, termasuk masalah teknis dan desain. Si pembangun juga harus memikirkan bagaimana mengirimkan air ke lantai paling atas seefisien mungkin.

Jika menara ini rampung nanti, maka akan menjadi gedung tertinggi di dunia yang melampaui Burj Khalifa di Dubai setinggi 828 meter, juga Kingdom Tower setinggi 1 km yang masih dalam tahap pembangunan oleh Kingdom Holding di Jeddah, Arab Saudi.

Pembangunan Kingdom Tower diprediksi membutuhkan dana hingga SR 4,6 juta (Rp 12,2 triliun). Bangunan multifungsi itu akan memuat hotel, pusat perbelanjaan dan apartemen mewah.

 

Burj Khalifa
Bangunan dasar gedung ini diharapkan akan rampung akhir tahun ini dan secara keseluruhan selesai 2017 nanti. Kingdom Holding merupakan salah satu perusahaan investasi terbesar dari Timur Tengah.

Perusahaan yang didirikan oleh Alwaleed itu menguasai banyak saham di perusahaan-perusahaan raksasa di barat, seperti Citigroup, News Corp dan Twitter juga beberapa hotel mewah di seluruh dunia.

Share this article :

Poskan Komentar