Sabtu, 17 Agustus 2013

Home » » Massa Aksi Peduli Kemanusiaan Mesir Merangsek Kedubes AS Jakarta

Massa Aksi Peduli Kemanusiaan Mesir Merangsek Kedubes AS Jakarta

Amerika Munafik, sebagai pengasong demokrasi tapi diam, ketika terjadi pembantaian atas pendukung Mursi, Presiden yang terpilih lewat pemilu yang sah


Mafaza-Online.Com | JAKARTA - Kekerasan yang dilakukan Militer Mesir menuai protes,  Jum’at (16/8) umat Islam serentak menggelar aksi peduli kemanusiaan di kota-kota besar Indonesia. Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan atas pembantaian umat Islam yang terjadi di Mesir.

Di Jakarta, aksi yang di pelopori Word Islamic Society for Democracy and Humanity (WISDOMS) bersama dengan Ormas Islam, LSM dan tokoh-tokoh Nasional dipusatkan di Masjid Istiqlal Jakarta kemudian bergerak menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Jelang siang massa peserta aksi mulai berdatangan ke Masjid terbesar di Indonesia tersebut untuk mengikuti aksi. Sesuai rencana, aksi ini diikuti oleh ribuan orang dari Jakarta dan sekitarnya. Saat pelaksanaan shalat jum’at nampak peserta aksi semakin membludak memenuhi ruang utama Masjid Istiqlal.

Pada pelaksanaan shalat jum’at, juga dilaksanakan pembacaan Qunut Nazilah dan shalat gaib bagi korban pembantaian di Mesir sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan sesama muslim.

Tanpa komando lagi, demonstran mulai merangsek maju ke arah Gedung Kedubes AS, sambil membentangkan spanduk bertuliskan 'Save Egypt'.  Nampak berbagai atribut terbuat dari spanduk, kertas dan beberapa media lainnya yang berisi pesan dan kecaman meramaikan aksi tersebut.

Pendemo menutupi satu lajur dari 3 lajur di Jalan Medan Mereka Selatan yang mengarah ke patung kuda.

Sekitar 5,000 demonstran berkumpul memenuhi jalan antara Kedutaan AS di Jakarta. Mereka meneriakkan kekecewaannya atas sikap kemunafikan AS yang mendiamkan pembantaian oleh militer Mesir atas para pendukung Mursi di sekitar Masjid Rabaa al Adawiyah. 

Kekerasan ini menyebabkan syahid insya Allah 2,600 nyawa dan melukai hampir 10,000 pendukung pro Mursi.

“Amerika Teroris!” teriak pendemo

Demo ini diisi orasi para tokoh ulama Islam dari berbagai perwakilan umat Islam yang dijadwalkan seperti Jimmy Assidiqie, Hasyim Muzadi , Ustadz Syuhada Bahri, Hidayat Nurwahid  dan beberapa tokoh lainnya turut memberikan orasi tentang pembantaian biadab tersebut.

Demonstran meneriakkan negeri Amerika adalah teroris sebenarnya. Pengunjuk rasa juga mengungkapkan kekecewaan atas sikap Presiden RI SBY yang hanya menyatakan ucapan prihatin tanpa adanya aktifitas diplomatik seperti yang dilakukan Turki.



Share this article :

Poskan Komentar