Jumat, 05 Juli 2013

Home » » Ya Allah Sudah 300 IM ditangkap Militer

Ya Allah Sudah 300 IM ditangkap Militer

Sungguh, Engkaulah sebaik-baiknya pembuat makar Ya Allah, lindungilah Mursi, dan 300 orang pemimpin dan aktivis Ikhwanul Muslimin yang ditangkap para militer. Lindungilah mereka semua, berilah kekuatan, kesabaran, dan jadikanlah semua pengorbanan mereka sebagai amal terbaik. Ya Allah, turunkanlah kepada kami semangat juang mereka yang begitu besar di jalanMU. Berikanlah keadilanmu terhadap mereka; kelompok yang bermakar. Sungguh, Engkaulah sebaik-baiknya pembuat makar. Aamiin!
(FB Ali Margosim Chaniago)



Ikhwanul Muslimin: Penggulingan Moursi Sebagai Pengkhianatan

MafazaOnline | MESIR - Kelompok Ikhwanul Muslimin menggambarkan penggulingan Mursi pada Rabu malam waktu setempat sebagai pengkhianatan.

"Hari menyedihkan buat aspirasi demokrasi Mesir, pengkhianatan terhadap revolusi dan jutaan orang Mesir percaya pada demokrasi," kata kelompok itu sebagaimana dilaporkan Xinhua.

Kelompok tersebut juga mengutuk penutupan saluran televisi yang berorientasi pada Ikhwanul Muslimin dan penangkapan staf mereka.

"Penutupan saluran TV itu adalah awal dari penindasan, era pandangan tunggal," kata Partai Kebebasan dan Keadilan --yang berafiliasi pada Ikhwanul Muslimin-- di akun Twitternya.

Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah militer menggulingkan Presiden Mesir dari kubu Islam itu dan mengangkat Kepala Mahkamah Tinggi Konstitusional Adly Mansour untuk sementara memerintah di negeri tersebut sampai presiden baru dipilih.

Sementara itu kantor berita Reuters melaporkan pasukan keamanan Mesir menangkap pemimpin Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP) dan seorang lagi pemimpin senior Ikhwanul Muslimin pada Rabu, kata seorang pejabat FJP dan sumber keamanan setelah militer menggulingkan Mursi.

Saad El-Katatni, pemimpin FJP dan mantan ketua parlemen, ditangkap bersama Rashad Al-Bayoumi, seorang wakil ketua Ikhwanul Muslimin, kata sumber tersebut.

Harian Mesir, Al-Ahram, melaporkan surat penangkapan telah dikeluarkan untuk 300 anggota Ikhwanul Muslimin, dan pasukan keamanan sedang bersiap membersihkan pertemuan terbuka pro-Mursi di Universitas Kairo.

Kantor berita resmi Mesir, MENA, melaporkan polisi melanjutkan upayanya untuk menangkap "sejumlah anggota Ikhwanul Muslimin yang dituduh menghasut kerusuhan dan mengganggu perdamaian dan keamanan umum".

Militer Mesir menggulingkan Presiden Mohamed Moursi dari kubu Islam pada Rabu dan mengumumkan peralihan politik dengan "dukungan luas pemimpin pemuda, agama dan politik".

Ketika berbicara melalui televisi resmi, Jenderal Abdel Fattah As-Sisi merinci peta jalan bagi "kembalinya kekuasaan demokrasi setelah pemerintah gagal mengabulkan tuntutan pemrotes".

Presiden terguling Muhammad Mursi sendiri telah menyampaikan penolakan atas penggulingan dirinya dari posisi kepala negara Mesir dan menyatakan "akan tetap mempertahankan keabsahannya". (ANTARA News)

Share this article :

Posting Komentar