Rabu, 10 Juli 2013

Home » » Ramadhan sebagai Madrasah Ruhani

Ramadhan sebagai Madrasah Ruhani

Hari ini bagi mereka yang cinta kepada Allah SWT dan perintah-Nya akan melepaskan kerinduannya, setelah getaran kebahagiaan Ramadhan membayanginya waktu demi waktu.

Bulan Ramadhan ini adalah madrasah ruhani bagi orang-orang yang beriman. Sebagai bengkel ruhaniah, ibadah di bulan suci ini akan menservis jiwa manusia yang telah mengalami perjalanan waktu cukup lama sejak Syawal tahun lalu sampai penghujung Sya’ban.

Ibarat sebuah mobil yang terus dipakai tanpa henti dengan medan yang berbatuan dan terjal, membuat kendaraan rusak berat. Olinya menjadi kotor, ban gundul, baut-baut kendor, mesin kotor, body-nya sudah lecet dan penyok. Kendaraan yang dipakai itu sudah mengalami banyak kerusakan.

Begitulah jiwa (ruhani) kita, sebelas bulan telah banyak aktivitas yang telah dilewatkan, Dari urusan pribadi, keluarga, suami istri, anak, ekonomi, politik, bermasyarakat sampai bernegara. Efek-efek aktivitas itu disadari atau tidak banyak menyebabkan jiwa yang lemah jatuh kepada jurang nista dan dosa.

Ibarat kendaraan yang sudah ringsek dan jalannya sudah lambat, maka ruhani perlu diberikan perbaikan total. Maka bulan Ramadhan dihadirkan Allah SWT untuk umat akhir zaman ini sebagai bulan untuk menservis jiwa orang yang beriman setelah dipergunakan selama 11 bulan lamanya.

Panca indera, lisan, tangan, kaki, hingga pergerakan kita mengakibatkan dosa demi dosa. Dosa yang ditimbulkan itu bertumpuk dan mengkristal. Taubat harian tidak cukup untuk menservis semuanya. Perlu ada service full untuk mengurai dan membersihkannya.

Dengan Bulan Ramadhan orang beriman ditempa dengan segala bentuk ibadah, menjadikan ruh (jiwa) manusia seperti kendaraan yang mengalami perbaikan total, baik mesin maupun body-nya hingga menggunakan assesoris terbaru sebagai hiasan untuk mempercantiknya. Saat datangnya Idul Fitri jiwa kita ibarat kendaraan yang sudah diservis (aman, nyaman dan indah) dan layak pakai. Jiwa kembali orsinil (fitrah) lagi ibarat kendaraan yang ada di dealer yang siap keluar. Itulah hasil madrasah Ramadhan.

Maka Allah akan turunkan moment 10 hari Ramadhan khusus untuk menggempur dosa yang sudah mengkristal (karat), karena taubat harian tidak cukup untuk membersihkannya. Allah SWT turunkan ampunan besar bagi orang yang beriman pada moment itu, sehingga tidak ada dosanya yang disisakan saat memasuki Idul Fitri.

Betapa besar dan agung Ramadhan itu sehingga pantas ditunggu dan dinanti-nanti. Dan orang yang bergembira dengan kedatangannya saja diharamkan jasadnya dari api neraka. (Lq)

(Petikan Pengajian Arbain, 7 Juli 2013)


Share this article :

Poskan Komentar