Rabu, 17 Juli 2013

Home » » Belajar dari situasi Mesir...

Belajar dari situasi Mesir...

Suatu hari Ust. Hasan Al-Banna ditanya, "Mengapa Anda mengalah dan tidak melakukan balas dendam, saat mujahidin Ikhwan DIJEBLOSKAN ke penjara dan dihukum gantung saat pulang dari medan jihad Palestina?" Beliau menjawab, "Sangat mudah bagi kami melakukan kudeta dan menggantikan penguasa. Tapi, kami melihat negara-negara sekitar Mesir tidak siap menerima kenyataan jika kami yang mengkudeta."


Saya optimis, Ikhwan/FJP akan kembali menjadi pihak yang paling dirugikan. Saat ini penangkapan marak dilakukan. Namun, Ikhwan/FJP sukses membuka kedok di balik semua tabir yang setahun lalu tertutup. Tabir yang tersingkap itu adalah;

1. Membuka sikap Salafy yang di partai ANNUR. Salafy yang dahulu memfatwakan HARAM memberontak kepada pemerintahan sah, namun kini ia melakukannya.

2. MEMBUKA tabir Abdul Futtuh yang dahulu aktif melawan rezim militer, namun kini ia mendukung rezim militer.

3. Membuka tabir ElBaradai, Amr Mousa, Hamdi Shabahi yang meneriakkan demokrasi, namun mereka menolak demokrasi bila IM pemenangnya.

4. MEMBUKA tabir HizbutTahrir yang selalu thalabunnushroh kepada militer untuk menerapkan syariah dan khilafah, namun ia malah anti Morsi yang dikudeta militer yang anti syariah, antimasjid,dan membiarkan pembunuhan.

5. Membuka tabir negara-negara TETANGGA seperti Saudi, UAE, Kuwait, jordania, Syiria, Iran, Irak yang memang tak ikhlas arus gerakan Ikhwan/FJP menggelinding dan menjadi leader di Timteng.

Bagi saya, Ikhwan/FJP di Mesir akan memilih dipenjarakan daripada mengorbankan nyawa rakyat yang euforia dengan kebodohan yang dijejalkan media. Suatu masa, rakyat akan mencari Ikhwan/FJP.

ALLAHUMMA QAD BALLAGHTU... FASYHAD. (FB/Andika Suaka)
Share this article :

Poskan Komentar