Jumat, 12 Juli 2013

Home » » Beberapa Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan

Beberapa Amalan Sunnah di Bulan Ramadhan

“Wahai orang-orang yang beriman telah diwajibkan ke atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan ke atas umat-umat yang sebelum kamu semoga kamu menjadi orang-orang yang bertaqwa ”. (QS Al-Baqarah [2]:  183)


Bismillah

Segera berbuka (Ta’jilul Ifthar)

“Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka” (HR. Al Bukhari – Muslim)

Makan sahur

“Hendaklah kamu makan sahur karena di dalam sahur itu ada berkah” (HR. Al Bukhari)

Makan sahur lebih baik diakhirkan (mendekati waktu Subuh).

Mengakhirkan sahur

“Senantiasa umatku di dalam kebaikan, selama mereka mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka (ta’jiilul ifthar),” HR Ahmad

Shalat Tarawih (Qiyamur Ramadhan)
“Barangsiapa melaksanakan Qiyamur Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni baginya dosa-dosanya yang telah lalu,” (HR Al Bukhari – Muslim)

Boleh dilaksanakan ba’da Isya atau tengah malam atau 2/3 malam terakhir.

Dianjurkan dilaksanakan di Masjid secara berjama’ah, tetapi tidak apa-apa di rumah.

Dianjurkan berdo’a sepanjang hari, terutama bila hendak berbuka.
Diantara do’a berbuka yang paling utama ialah diriwayatkan oleh Ibnu Umar, katanya : “Adalah Nabi saw apabila hendak berbuka membaca : Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah ta’ala (Telah hilang dahaga dan basahlah tenggorokan dan tetaplah pahala bila Allah ta’ala menghendaki” (HR. Abu Daud no. 2357, Ad Daruquthni, II/185 dengan Sanad Hasan, Hakim I/422, ia berkata shahih menurut syarat Bukhari)

Adapun do’a: Alloohumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu (H.R. Abu Dawud). Hadits ini dha’if mursal sebab Mu’adz bin Jahrah bukan seorang sahabat melainkan dengan cara periwayatannya disangka sahabat.

Memberi Makan untuk yang Berbuka

“Barang siapa yang memberi makanan kepada orang yang shaum untuk berbuka, maka baginya mendapat pahala seperti orang yang shaum itu tanpa dikurangi dari pahala yang shaum sedikitpun,” (HR At Tirmidzi)

“Barangsiapa yang memberi makan bagi yang shaum akan menjadi ampunan atas dosa-dosanya,” (HR Ibnu Huzaimah)

I’tikaf

“Bahwasanya Nabi saw biasa i'tikaf pada 10 hari yang akhir di bulan Ramadhan hingga beliau diwafatkan oleh Allah, kemudian sesudah (wafat)nya istri-istri beliau beri’tikaf ” (HR Al Bukhari)

Memperbanyak tilawah al-Qur’an, Taubat, Berdzikir dll.


IFTAR Infaq Taawun Ramadhan 1434 H MafazaOnline Peduli

Bagi Kaum Muslimin dan Muslimat yang ingin mengirimkan dana IFTAR (Infaq Taawun Ramadhan) untuk Berbuka, Sahur dan berbagi bersama saudara-saudara kita di sekitar Gunung Merapi-Merbabu yang rawan pemurtadan, mari bersinergi. Kirim bantuan melalui

Bank Muamalat Norek: 020 896 7284 Bank Syariah Mandiri norek 069 703 1963 BCA norek 412 1181 643 a/n Eman Mulyatman Setelah transfer kirim sms konfirmasi ke 0878 7648 7687 Dengan format: Nama.../Alamat.../Jumlah.../Bank.../Peruntukkan Ramadhan

Maaf kami tidak terkait dengan Ormas atau Orpol manapun!







Share this article :

Posting Komentar