Jumat, 26 Juli 2013

Home » » Beasiswa dari Pemerintah AS

Beasiswa dari Pemerintah AS

Pemerintah AS berikan beasiswa kepada 36 warga negara indonesia ntuk meraih gelar pascasarjana

mafaza-online.com | JAKARTA - Tiga puluh enam warga negara Indonesia menerima beasiswa yang dikelola oleh Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) untuk menempuh studi  pascasarjana di Amerika Serikat. Pada  23 Juli, para penerima beasiswa tersebut hadir dalam acara buka puasa bersama dengan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar AS  Kristen Bauer di Jakarta untuk mengiringi keberangkatan sebelum studi.

“Hari ini, saya merasa bangga dapat memberikan ucapan selamat kepada para penerima beasiswa,” demikian kata Bauer.

“Kuliah pascasarjana di Amerika Serikat merupakan pengalaman yang unik dan berharga serta akan memperkaya pengetahuan para penerima beasiswa.”

Para penerima beasiswa terpilih melalui seleksi lebih dari 1.360 pendaftar dari seluruh Indonesia berdasarkan kinerja akademis yang tinggi, pengalaman profesional, dan dedikasinya untuk meningkatkan kehidupan masyarakat di Indonesia.

Penerima beasiswa tersebut akan mempelajari bidang ekonomi, hukum, kebijakan publik, ilmu politik, administrasi publik, lingkungan, kesehatan dan pendidikan.

“Kami tahu bahwa setelah meraih gelar master dan doktor, para penerima beasiswa akan kembali ke Indonesia untuk berkontribusi bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa Indonesia,” katanya.

Program beasiswa USAID di Indonesia membantu individu, organisasi, dan institusi untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan kapasitas guna mendukung keberlanjutan pembangunan di Indonesia.

Beasiswa tersebut terselenggara berkat dukungan rakyat Amerika dan disalurkan melalui tiga program beasiswa USAID: Program to Extend Scholarships and Training to Achieve Sustainable Impact (PRESTASI), program senilai 25 juta dolar AS yang memberikan 30 beasiswa tahun ini; Educating and Equipping Tomorrow’s Justice Reformers (E2J), program yang memberikan beasiswa kepada pengacara dan lainnya di sektor peradilan; serta Konsorsium Pendidikan Guru AS - Indonesia yang memberikan pelatihan kepada tenaga pengajar.

Beasiswa serta program pendidikan AS lainnya merupakan bagian dari Kemitraan Komprehensif AS - Indonesia, komitmen yang dibuat oleh Presiden Barack Obama dan Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2010 untuk meningkatkan kerjasama dan memperdalam hubungan antara kedua negara.

Share this article :

Posting Komentar