Rabu, 24 Juli 2013

Home » » Apakah Kita Ikut Bahagia atas Lahirnya Putra Mahkota Inggris?

Apakah Kita Ikut Bahagia atas Lahirnya Putra Mahkota Inggris?

Sekadar Membuka Wacana dan Menyegarkan Daya Kritis

mafaza-online.com | FORUM - "Barely 50 years have passed and yet the Olympics, Downton Abbey, The King's Speech, royal weddings and babies are all being deployed to present us with an idea of imperial Britain and the Windsors as harmless anachronisms, and not the brutal genocidal murderers who plundered, raped, starved, imprisoned and murdered their way across the whole globe.

Virtually every conflict today can be traced back to British colonial policies and divide and rule tactics.
While we are well aware of the horrors of the Nazis, British concentration camps in South Africa are little known, as are the genocides, famines, displacements and brutalizing all over Africa, Asia and the Middle East in the name of the British crown.

It is no exaggeration to say that 100s of millions of people suffered and died under the rule of this family's ancestors down to the present day, yet they are paraded in public as though there is no shame in their past and as though they have no blood on their hands at all. And we are allowed no accountability, no anger, not even booing them in public, as though it never happened at all."
- EL JONES

________________

"Hampir 50 tahun telah berlalu dan sebelum Olimpiade, sinema Downton Abbey, The King's Speech, pernikahan kerajaan dan kelahiran bayi dan hal lainnya kini difokuskan untuk menyajikan kepada kita dengan gagasan tentang kekaisaran Inggris dan Windsors (Keluarga Kerajaan sejak 1917) sebagai anakronisme yang tidak kejam, dan bukan pembunuh genosida brutal akibat dijarah , diperkosa, kelaparan, dipenjara dan dibunuh oleh jalan mereka dalam menguasai bumi ini.


Hampir setiap konflik saat ini dapat ditelusuri kembali asalnya adalah kebijakan kolonial Inggris. Memecah dan menguasai itulah taktiknya.

Di saat kita menyadari kekejaman Nazi, kita melupakan kamp konsentrasi Inggris di Afrika Selatan, pembunuhan massal, kelaparan, pemindahan dan pembunuhan brutal di seluruh Afrika, Asia dan Timur Tengah atas nama mahkota Inggris.

Tidaklah berlebihan untuk mengatakan bahwa 100 juta orang menderita dan mati di bawah pemerintahan leluhur keluarga ini hingga hari ini, namun mereka berparade di depan umum seolah-olah tidak ada rasa malu dan seolah-olah mereka tidak memiliki darah di tangan mereka sama sekali. Dan kita memperkenankan tidak ada akuntabilitas, tidak ada kemarahan, bahkan tidak ada yang mencemooh mereka di depan umum, seolah-olah tidak pernah terjadi sama sekali. "
- EL JONES

---------------------------------------------

Kita ikut bahagia lahirnya Mahkota Inggris?? Sementara kita terdiam bahwa Inggris satu negara yang berperan penting dalam Matinya ribuan bahkan jutaan bayi di Iraq, Palestina, Somalia, Libya, China...

Selamat atas lahirnya pemegang mahkota Inggris, kelak di tangan engkau, mungkin titah pembunuhan sistematis akan diambil.



Share this article :

Poskan Komentar