Kamis, 20 Juni 2013

Home » » Aabi Lahm, Sahabat Nabi yang Tidak Doyan Daging

Aabi Lahm, Sahabat Nabi yang Tidak Doyan Daging

Aabi Lahm [1] nama ini disebutkan sebagai urutan pertama oleh Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Al-Ishabah dan Ibnu Al-Atsir dalam Usud Al-Ghabah.

Oleh Anshari Taslim Lc



            Aabi Al-Lham artinya adalah orang yang menolak makan daging. Ini adalah gelar bukan nama. Dia digelari demikian karena ia tidak mau makan daging. Konon dia tidak mau makan daging yang dipersembahkan untuk berhala sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Abdil Barr danIbnu Al-Atsir. Sedangkan yang lain hanya mengatakan bahwa dia tidak mau makan daging tanpa menyebut alasan karena berhala.

            Para ulama berbeda dalam menentukan siapa nama aslinya. Ada yang mengatakan nama aslinya adalah Abdullahbin Abdul Malik, ada yang mengatakan Khalaf bin Malik, ada pula yang mengatakan Huwairits bin Abdullah bin Khalaf bin Malik.

            Para ahli sejarah sepakat bahwa dia syahid dalam perang Hunain dan dia juga ikut dalam penyerbuan ke Khaibar bersama budaknya yaitu Umair.


Beberapa hadits yang berkaitan dengannya


            Dia meninggal dunia sebelum Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam wafat, sehingga haditsnya hanya diriwayatkan oleh sesama sahabat. Satu-satunya perawi hadits dari jalurnya hanyalah budaknya sendiri yaitu Umair mawla Aabi Al-Lahm. Haditsnya diriwayatkan oleh An-Nasa`iy dan At-Tirmidzi yaitu hadits dari Umair mawla AabiAl-Lahm, dari Aabi Al-Lahm bahwa dia pernah melihat Rasulullah shallallaahu 'alaihiwa sallam di bebatuan Zait berdoa minta hujan sambil menutup wajah dengan kedua tapak tangan sambil berdoa. [2]

            At-Tirmidzi mengomentari hadits ini, ”Demikian dikatakan oleh Qutaibah dalam hadits ini, ”dari Aabi Lahm” dan kami tidak mengetahui dia punya hadits dari Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam selain ini. Sedangkan Umair mawla Aabi Lahm juga meriwayatkan beberapa hadits dari Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam dan dia memang seorang sahabat.”

            Akan tetapi Abu Daud meriwayatkan dengan sanad yang berbeda juga dari Umair mawla Aabi Lahm tanpa menyebut Aabi Al-Lahm dan di sana dinyatakan bahwa yang melihat itu adalah Umair bukan Aabi Lahm. [3]

            Apapun keadaannya itu tidak mempengaruhi keshahihan hadits ini dan tidak pula berpengaruh tentang sosok Aabi Al-Lahm itu sendiri karena banyak bukti lain di samping ijma bahwa diaadalah sahabat Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam.


Sisi unik dan ibrah


            Kenyataan bahwa Aabi Al-Lahm tidak mau makan daging mengandung hikmah tersendiri, yaitu bila ada orang yang memang tidak bersedia makan daging bukan karena mengharamkannya, tapi karena memang tidak bernafsu maka dia tidak boleh dikecam. Karena, tentulah Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam tahu akan hal itu dan ketika beliau membiarkan dan tidak menegurnya berarti beliau membolehkan. Itu bila alasan dia tidak mau makan daging adalah mutlak bukan dibatasi daging yang dipersembahkan untuk berhala. Wallahu a’lam.

            Ini jelas berbeda dengan orangyang mengharamkan daging baik untuk umum atau untuk dirinya. Itu sama saja mengharamkan apa yang dihalalkan Allah. Demikian pula orang yang tidak mau makan daging dengan alasan ingin zuhud dan itu termasuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah. Maka itu jelas bid’ah yang tidak disyariatkan.

            Intinya, mau atau tidak mau makan daging (vegetarian) adalah urusan selera atau masalah kesehatan, tidak boleh dikaitkan dengan halal atau haram, atau menganggapnya taqarrub kepada Allah.

[1] Al-Ishabah 1/167, Usud Al-Ghabah 1/147, Al-Isti’ab 1/135, Mu’jam Ash-ShahabahAl-Baghawi 1/208-209, Ma’rifatu Ash-Shahabah 1/368, Tahdzib Al-Kamal 2/273, no.280.

[2] Sunan An-Nasa`iy no. 1514, Sunan At-Tirmidzi, no. 557. Juga dikeluarkan olehAbu Nu’aim dalam Ma’rifatus Shahabah 1/368 dan Al-Baghawi 1/208-209 semuamelalui Qutaibah.

[3] Sunan Abi Daud kitab Al-Istisqa bab: Raf’ul yadain fil istisqaa`, nomor 1170.


Daftar Nama Sahabat Nabi Berdasarkan Abjad Latin, bagian dari buku yang sedang Penulis susun berjudul ENSIKLOPEDI SAHABAT NABI. Insya Allah memuat hampir semua nama sahabat Nabi disertai sisi unik dan ibrah dari kehidupan mereka. Semoga Allah memudahkan perampungannya.

Share this article :

Posting Komentar