Jumat, 04 Januari 2013

Home » » Bintangku

Bintangku

Langit di akhir tahun Miladiyah mendung berawan. Lalu di manakah bintangku sembunyi? Dari atas loteng aku mencari bintang di setiap sudut, tapi yang ada hanyalah awan putih. Padahal kalau bintang muncul, aku senang menatapnya. Kelap-kelipnya itu seakan adalah jawaban atas galau dihati.

Bintang yang bertebaran bak mutiara adalah jawaban dari teka-teki misteri kehidupan. Karena bagi seorang petualang, rasi bintang adalah petunjuk arah ke mana kaki harus melangkah. Bintang-bintang telah menjadi bagian dari setiap kebudayaan. Bintang-bintang digunakan dalam praktik-praktik navigasi, dan bercocok tanam.

Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya. Terdapat bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu adalah bintang yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima dari bintang lain. Bintang nyata adalah bintang yang menghasilkan cahaya sendiri. Secara umum sebutan bintang adalah objek luar angkasa yang menghasilkan cahaya sendiri (bintang nyata).

Saat malam menjelang bangunlah tataplah ke langit, sebagaimana Nabi mengajarkan. Dari Ibnu ‘Abbas radliallahu ‘anhuma dia berkata; suatu ketika aku bermalam di rumah bibiku Maimunah, aku mendengar Rasulullah saw.  berbincang-bincang bersama istrinya sesaat. Kemudian beliau tidur. Tatkala tiba waktu sepertiga malam terakhir, beliau duduk dan melihat ke langit lalu beliau membaca, “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.” (Q.S. Ali Imran [3] : 190). Lalu beliau berwudlu dan bersiwak, kemudian shalat sebelas raka’at. Setelah mendengar Bilal adzan, beliau shalat dua raka’at kemudian beliau keluar untuk shalat subuh. (HR. Bukhari).

Namun di musim hujan begini, jangan memaksakan diri untuk melihat bintang. Bintang hanya dapat kita lihat setelah awan-awan hitam itu pergi. Tapi menatap langit, sungguh menebus rindu. Rindu pada Sang Khalik.

Bintang, bulan dan matahari, adalah benda-benda langit. Bedanya dengan bulan dan matahari, bintang tidak memiliki bayangan. Bintang adalah mutiara malam yang berserakan di langit. Meski terlihat berpencar, bintang adalah satu kesatuan. Begitulah hati kita dalam berukhuwah, akan menjadi terbentuk rasi bintang setelah hati-hati ini tulus ikhlas. (Eman Mulyatman)
Share this article :

Posting Komentar

 
Copyright © 2011. Mafaza Online: Bintangku . All Rights Reserved
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template by Creating Website. modify By Kang Rahmat