Senin, 20 Juni 2016

Home » » Banjir dan Tanah Longsor di Purworejo Tewaskan 46 Orang

Banjir dan Tanah Longsor di Purworejo Tewaskan 46 Orang

Gambar lokasi longsor didesa Desa Donoranti, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, Minggu (19/6/2016). Hingga pukul 18.00 jumlah korban dinyatakan mencapai 14 orang, 3 di antaranya sudah dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan 11 masih dalam pencarian | dok.basarnas

....
Rinciannya; longsor dengan korban jiwa terjadi 5 lokasi. Di Desa Karangrejo, Kecamatan Loano terdapat sembilan tewas, enam hilang dan 1 luka-luka, sedangkan akibat banjir empat tewas, dua hilang dan tujuh luka-luka. Di Desa Pacekelan Kecamatan Purworejo terdapat satu tewas dan satu luka-luka. 

Di Desa Jelog, Kecamatan Kaligesing ada dua orang hilang, di Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo ada satu tewas dan empat hilang, sedangkan di Desa Donorati Kecamatan Purworejo terdapat empat tewas, 11 hilang dan 2 luka-luka.

“Sebagian besar banjir telah surut, sedang pencarian korban tertimbun longsor masih dilakukan serempak di beberapa titik longsor,” ungkapnya melalui siaran pers, Minggu petang.

Sementara itu BNPB menyebut ada 16 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengalami banjir dan longsor. Masing-masing; Purworejo, Banjarnegara, Kendal, Sragen, Purbalingga, Banyumas, Sukoharjo, Kebumen, Wonosobo, Pemalang, Klaten, Magelang, Wonogiri, Cilacap, Karanganyar, dan Kota Solo.

Sementara, di lokasi lain terinci; Kabupaten Banjarnegara 6 tewas dan 3 luka-luka; Kebumen 7 tewas; Sukoharjo 1 tewas; Rembang 1 tewas dan Banyumas 1 tewas. Sebagian besar korban meninggal dan hilang akibat longsor yaitu dari 35 tewas karena longsor, sementara 4 tewas akibat hanyut banjir.

Lokasi longsor, sebut Sutopo, cukup sulit dijangkau. Khususnya jalan menuju Desa Donorati, kondisinya rusak dan terdampak longsor. Ini menyebabkan alat berat tidak dapat digunakan untuk mencari korban. Pencarian dilakukan dengan manual oleh ratusan personil SAR gabungan.  

Kepala Badan Search And Rescue Nasional (Basarnas) Kantor SAR Semarang, Agus Haryono, mengatakan timnya sudah bergabung bersama Tim SAR Gabungan di Kebumen dan Purworejo untuk keperluan evakuasi. Kantor SAR Semarang juga tengah melakukan evakuasi terhadap warga yang terkena banjir di Kendal dan Solo.

Dia mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi telah menyebabkan para korban tewas dan beberapa luka-luka akibat longsor di wilayah berbeda.  Para korban ini dari lokasi longsor di Purworejo, Kebumen dan Banjarnegara.







Silakan klik:
                                                         Lengkapi Kebutuhan Anda
Share this article :

Posting Komentar