Rabu, 07 Oktober 2015

Home » » Fokus Atasi Krisis Pangan dan Asap, PKS Tolak Revisi UU KPK

Fokus Atasi Krisis Pangan dan Asap, PKS Tolak Revisi UU KPK

Ketua DPP PKS Bidang Polhukam, Almuzzammil Yusuf menerangkan alasan Fraksi PKS menolak revisi UU KPK No.32 tahun 2002


  

Silakan klik:
Lengkapi Kebutuhan Anda
Mafaza-Online.Com | JAKARTA - PKS  menolak usulan perubahan UU KPK menjadi inisiatif DPR di Baleg. Jika pemerintah serius ingin merevisi silahkan RUU itu jadi usul Pemerintah. PKS akan siapkan DIM versinya. “Saya melihat perbedaan antar fraksi terlalu tajam dan bisa menjadi bola liar.." Jelas anggota Baleg DPR RI, dari Fraksi PKS ini dalam keterangan persnya, 7/10/2015.

Menurut Muzzammil, PKS tidak ingin mengulangi peristiwa yang sama,

" Juni 2015 Pemerintah mengusulkan Revisi UU KPK. Tiba-tiba pemerintah balik badan. Citra DPR dipermalukan." Ujarnya.

PKS, kata Muzzammil, melihat perubahan RUU KPK tidak perioritas.

"Prioritas agenda utama pemerintah dan DPR saat ini adalah mencari solusi penyelesaian agar Indonesia segera keluar dari krisis mata uang rupiah, pangan, asap, dan air. Ini yang saat ini dibutuhkan rakyat."

Memasukan RUU KPK tiba-tiba ditengah jalan, menurut Muzzammil, seakan-akan darurat akan menimbulkan perdebatan yang kontraproduktif.

"DPR dan Pemerintah harus berempati dengan kondisi rakyat. Kita tidak boleh berpolemik di tengah rakyat sedang menderita," tegasnya.

Jika pemerintah serius mengusulkan perubahan UU KPK, pemerintah lebih mudah mengkoordinasikan masukan Kejaksaan, Kepolisian, dan KPK.

Namun, kata Muzzammil, PKS mensyaratkan adanya batasan perubahan hanya untuk menguatkan agenda pemberantasan korupsi. Selama korupsi merajalela. tegas Muzzammil, kita sangat membutuhkan KPK, Kepolisian, dan Kejaksaan yang bersinergi memberantas korupsi.

" Misalnya, kita harus sepakati bersama masih sangat membutuhkan KPK untuk memberantas korupsi dengan kewenangan pencegahan, penindakan, dan penuntutan. Tidak boleh dikurangi supaya tidak ompong. Malah harus kita perkuat dengan Komite Etik yang permanen supaya jika ada penyelewengan oknum KPK bisa langsung ditindak," paparnya.



Silakan klik:
Hanya dengan Rp 50.000 Anda sudah ikut berdakwah


Share this article :

+ komentar + 2 komentar

7 April 2016 22.33

belum saatnya direfisi bro kepentingan tok ae.......

Terimakasih vimax Canada atas Komentarnya di Fokus Atasi Krisis Pangan dan Asap, PKS Tolak Revisi UU KPK

Poskan Komentar