Kamis, 11 Juni 2015

Home » » Polisi Amankan 45 Turis Cina dan Taiwan di Kompleks Elite di Bandung

Polisi Amankan 45 Turis Cina dan Taiwan di Kompleks Elite di Bandung

Polisi masih menelusuri siapa yang membawa dan menampung para WNA tak berdokumen

http://mafaza-store.blogspot.com/2015/05/ummi-residences-properti-100-murni.html
PROMO UMMI RESIDENCE

Silakan klik:
Lengkapi Kebutuhan Anda

Mafaza-Online.Com | BANDUNG - Polresta Cimahi mengamankan 45 turis yang kedapatan bermukim dalam satu rumah di kompleks elite Setra Duta. Mereka yang mengaku asal Cina dan Taiwan ini menyambangi Indonesia tanpa kelengkapan dokumen imigrasi. Polisi melimpahkan penanganan warga negara asing (WNA) ilegal tersebut kepada Kantor Imigrasi Kelas I Bandung.

Kapolresta Cimahi AKBP Dedy Kusuma Bakti menjelaskan para WNA itu berjumlah 42 orang asal Cina dan tiga orang asal Taiwan yang terdiri 34 pria dan 11 perempuan.

"Alasan mereka datang ke Indonesia ini untuk kegiatan tur wisata. Mereka sebagai turis. Selama ini mereka tidak banyak aktivitas, jadi hanya di rumah itu saja," kata Dedy via pesan singkat, Kamis (11/6/2015).

Dedy menyebut, terungkapnya WNA yang tidak mengantongi dokumen imigrasi ini bermula dari informasi masyarakat. Personel Polresta Cimahi langsung bergerak menggerebek rumah di komplek Setra Duta yang diduga jadi tempat penampungan WNA tersebut pada Sabtu 6 Juni lalu.

"Ketika dilakukan pemeriksaan oleh anggota, keberadaan mereka di wilayah hukum Polres Cimahi dan Indonesia pada umumnya tidak dilengkapi dokumen imigrasi. Jadi saat diperiksa identitas, mereka semua tidak dapat menunjukkan paspor," tutur Dedy.

Guna kepentingan penyelidikan, 45 WNA tersebut diboyong ke Mapolresta Cimahi. Petugas secara marathon meminta keterangan mereka guna mengetahui aktivitas sebelumnya di wilayah Cimahi.

"Hasil pemeriksaan, sejauh ini belum ditemukan adanya tindak pidana umum yang dilakukan mereka. Jadi dugaannya hanya pelanggaran keiimigrasian," katanya.

Menurut Dedy, semua turis itu mengaku sudah selama dua minggu berada di rumah tersebut. Polisi masih menelusuri siapa yang membawa dan menampung para WNA tak berdokumen. "Rumah itu disewa seseorang. Kami masih menyelidikinya," kata Dedy.

Lebih lanjut Dedy menjelaskan, pihaknya melimpahkan penanganan 45 turis Cina dan Taiwan tanpa paspor itu kepada Kantor Imigrasi Kelas I Bandung untuk dilakukan tindakan hukum keimigrasian sesuai aturan berlaku.

DETIK


Silakan klik:

Hanya dengan Rp 50.000 Anda sudah ikut berdakwah
 
Share this article :

Posting Komentar