Minggu, 21 Juni 2015

Home » » Buku Putih Kesaksian Korban Kudeta Mesir

Buku Putih Kesaksian Korban Kudeta Mesir

Setelah terbit Buku Putih edisi pertama yang berisikan tentang tragedi kemanusiaan di Mesir, KNKDM kini telah menyusun Buku Putih edisi kedua tentang Kesaksian para saksi-saksi hidup medan Rab’iah Al Adawiyah

 

Mafaza-Online.Com | JAKARTA - Dukungan atas Mursi —Presiden yang digulingkan kudeta Militer di  Mesir— terus dilakukan Komite Nasional untuk Kemanusiaan dan Demokrasi Mesir (KNKDM). Salah satu bentuk dukungan adalah dengan mendatangkan saksi hidup korban pembantaian di Rabi’ah Al Adawiyah Syaikh dr. Atef Abdul El Fattah Saad El Hadely.

Sekretaris Jenderal KNKDM Suhartono, menyampaikan hal ini saat silaturahim dengan Organisasi Wanita Islam dalam Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOIWI) dan Adara Relief Foundation di Ruang VIP Masjid Istiqlal Jakarta Pusat, Senin (23/12) silam.

Suhartono yang juga menjadi penerjemah dari Syaikh Atef menjelaskan, KNKDM terus melakukan kerjasama dengan Organisasi Non Pemerintah di negara-negara sahabat, seperti Malaysia dan Thailand.

“KNKDM berharap kepada Organisasi Masyarakat terbesar di Indonesia seperti NU dan Muhammadiyah memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan kembalinya legitimasi untuk rakyat Mesir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suhartono menyampaikan KNKDM tidak akan berhenti untuk menyampaikan opini kepada masyarakat Indonesia, situasi Mesir.

Apalagi, masih kata Suhartono, 8 Januari 2014 saat Mursi diadili, rezim kudeta menggunakan kekuatannya untuk membuat hukum buatan terhadap Mursi. Hukuman juga akan diajtuhkan kepada anak-anak perempuan yang diadili dan divonis 11 tahun penjara. Vonis jatuh hanya karena memperjuangkan Rab’ah (simbol aksi) di medan Rabi’ah Al Adawiyah.

“Jadi Rab’ah ini menjadi hantu, bagi para pendukung kudeta,” tegas pria alumnus Universitas Al Azhar Mesir jurusan Sejarah dan Peradaban Islam ini.

Setelah terbit Buku Putih edisi pertama yang berisikan tentang tragedi kemanusiaan di Mesir, KNKDM kini telah menyusun Buku Putih edisi kedua tentang Kesaksian para saksi-saksi hidup medan Rab’iah Al Adawiyah. Kesaksian termasuk Syaikh Atef yang saat ini hadir di Indonesia. Buku putih sekitar 300 sampai 400 halaman juga akan diserahkan ke Kementerian Luar Negeri RI.
agar Pemerintah RI mengambil langkah-langkah strategis, melakukan kekuatan diplomasinya untuk mendukung legitimasi Mesir dengan maksimal.

Sejauh ini KNKDM telah mendata sekitar 700 keluarga korban syuhada, rumah sakit-rumah sakit swasta yang rusak di Mesir. KNKDM selain menggalang dana dari masyarakat Indonesia juga menggalang dukungan opini.

“Pentingnya dukungan terhadap kembalinya legitimasi Mesir, akan membawa efek positif untuk Indonesia. Karena ini terkait dengan nilai luhur kebebasan dan kemerdekaan.

“Agar tidak ada lagi kudeta di zaman demokrasi modern seperti ini, khususnya di Indonesia,” pungkasnya.

DAKWATUNA.COM



Silakan klik:
Hanya dengan Rp 50.000 Anda sudah ikut berdakwah
Share this article :

Posting Komentar