Sabtu, 11 April 2015

Home » » Perubahan Pelarangan Motor Tidak Efektif Dalam Mengurai Kemacetan

Perubahan Pelarangan Motor Tidak Efektif Dalam Mengurai Kemacetan

Jika hanya membatasi kendaraan pribadi tanpa meningkatkan pelayanan transportasi publik maka hanya akan menyulitkan masyarakat dalam beraktivitas





Silakan klik:
Lengkapi Kebutuhan Anda
 


Mafaza-Online.Com | Jakarta  - Menyikapi  revisi Peraturan Gubernur (Pergub) Provinisi DKI Jakarta terkait pelarangan dan pembatasan motor di jalan MH. Thamrin Jakarta Pusat, mendapat sorotan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta yang membidangi Transportasi Nasrullah, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jum’at (10/4).

Nasrullah mengatakan revisi yang dilakukan Gubernur Basuki Tjahja Purnama alias Ahok meski memiliki dampak positif karena memberikan rasa aman bagi pengendara motor, dikarenakan jalan MH. Thamrin memiliki tingkat keamanan yang baik,

“Namun revisi ini dinilai tidak terlalu efektif dalam mengurai kemacetan,” ujarnya.

Kenapa? Nasrullah melanjutkan, seharusnya jika ingin mengurangi kemacetan di jalan MH. Thamrin, Pemprov DKI harusnya tidak hanya membatasi jumlah kendaraan kendaraan roda dua saja, Pemprov DKI perlu juga membatasi roda empat dan meningkatkan pelayanan transportasi public.

“Sudah seharusnya Pemprov DKI melakukan hal-hal tersebut, bukan sekedar merevisi Pergub,” jelas Politisi PKS asal daerah pemilihan Jakarta Barat X yang meliputi Kembangan, Kebon Jeruk, Palmerah, Grogol Petamburan dan Tamansari.

Masih menurut pria yang akrab disapa Haji Nas ini, jika hanya membatasi kendaraan pribadi tanpa meningkatkan pelayanan transportasi publik maka hanya akan menyulitkan masyarakat dalam beraktivitas.

“Seharusnya pembatasan akses kendaraan pribadi didahului dengan peningkatan pelayanan transportasi publik, kalau hanya dilarang tapi tidak ada solusi, kan masyarakat yang tambah sulit,” pungkas Nasrullah.


Silakan klik:
Hanya dengan Rp 50.000 Anda sudah ikut berdakwah



Share this article :

Posting Komentar