Jumat, 10 Oktober 2014

Home » » Surahman Hidayat: Buku Penjakes SMA Harus ditarik dari Peredaran

Surahman Hidayat: Buku Penjakes SMA Harus ditarik dari Peredaran

Padahal sudah jelas bahwa pacaran  sangat merusak kepribadian, maka buku Penjaskes ini harus ditarik peredarannya






  
Mafaza-Online.Com | JAKARTA  - Buku Pendidikan Jasmani dan Kesehatan  (Penjaskes) bagi siswa SMA/MA/SMK kelas XI semester 1  yang diterbitkan oleh Kemendikbud RI terus menuai kritik karena di dalamnya mengajarkan pacaran yang sehat. Isi materi dalam buku tersebut dianggap tidak mencerminkan semangat pendidikan karakter.

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Surahman Hidayat menyayangkan munculnya konten pacaran di mata pelajaran Penjaskes. “Buku tersebut sangat tidak sesuai dengan semangat yang ingin di hadirkan dalam Kurikulum 2013, yaitu pendidikan karakter,” kata Surahman.

Menurut Surahman, berpacaran itu tidak sesuai dengan norma susila. Pacaran juga menganggu  pikiran siswa yang seharusnya berkonsentrasi  untuk meraih prestasi. Dengan adanya konten pacaran yang sehat dalam buku tersebut, secara tidak langsung siswa-siswi di seluruh Indonesia didorong untuk berpacaran. Padahal sudah jelas bahwa pacaran  sangat merusak kepribadian. Maka, buku Penjaskes ini harus ditarik peredarannya.

"Kemendikbud harus segera tarik buku Penjakes yang mendorong pacaran di seluruh sekolah,” tegas Surahman.
Surahman menganjurkan Kemendikbud berkonsultasi dengan semua pihak, para ahli pendidikan, agama, dan budaya dalam merumuskan isi mata pelajaran karena isi kurikulum tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai keyakinan dalam hal ini agama dan kepercayaan di masyarakat.


Hanya dengan Rp 50.000 Anda sudah ikut berdakwah


Share this article :

Poskan Komentar