Kamis, 02 Oktober 2014

Home » » Sidang DPR Ricuh, Nasir Djamil: Kami Minta Maaf

Sidang DPR Ricuh, Nasir Djamil: Kami Minta Maaf

Nasir menilai ada upaya membuang-buang waktu hingga memicu kericuhan
Sidang Paripurna DPR | (Ilustrasi/(VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
Mafaza-Online.Com | JAKARTA - Sidang paripurna yang membahas pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat berlangsung ricuh. Puluhan anggota dewan tampak tersulut emosi dan terlibat ketegangan di depan meja sidang.

Sesaat setelah dilakukan skorsing, politikus Partai Keadilan Sejahtera, Nasir Djamil, meminta maaf kepada masyarakat Indonesia terkait sikap para koleganya.
"Kami meminta maaf, tentu hal-hal seperti ini memang sulit untuk dihindari. Bahwa ada polarisasi merupakan realita yang sesungguhnya," tutur Nasi Djamil, Kamis dini hari 2 oktober 2014.
Ia menjelaskan, kericuhan terjadi akibat adanya upaya mengulur-ngulur waktu yang dilakukan beberapa partai, seperti halnya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan Partai Kebangkitan Bangsa.

"Ini memang ada upaya membuang-buang waktu, dengan harapan pemilihan pimpinan DPR tidak dilakukan dini hari ini," tegasnya.

Kendati demikian, ia berharap agar masalah yang ada di dalam sidang paripurna dapat menemui titik temu, sehingga sidang dapat terus ditempuh.

VIVAnews
Silakan klik: Buku: Fiqih Demokrasi
Share this article :

Poskan Komentar