Rabu, 22 Oktober 2014

Home » » Politisi PAN: Bentuk Kabinet Persatuan, Umat Islam Harus Terwakili

Politisi PAN: Bentuk Kabinet Persatuan, Umat Islam Harus Terwakili

Ide pembubaran Koalisi akan melemahkan Parlemen



Silakan klik: Buku: Fiqih Demokrasi
  
Mafaza-Online.Com | JAKARTA - Politikus PAN Yandri Susanto meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk kabinet persatuan yang mewakili seluruh pemangku kepentingan di Indonesia.

"Kabinet persatuan adalah yang mewakili seluruh pihak di negeri ini, khususnya umat Islam," kata Yandri dalam sebuah diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014).

Kabinet persatuan disini maksudnya harus proporsional. Pada kesempatan itu, Yandri juga menyinggung persoalan nama menteri yang disebut-sebut dekat dengan asing. Bagi dia, kursi kabinet Jokowi harus diisi personel yang tidak punya kepentingan dengan asing.

Yandri khawatir menteri titipan asing) akan semakin menguatkan tudingan bahwa Jokowi pro asing.

“Jika ada titipan asing atau titipan kepentingan, niscaya itu akan menjadi malapetaka bagi pemerintahan Jokowi," imbuh dia.

Dalam kesempatan itu Yandri juga menyinggung tensi politik yang lumayan adem. Pertemuan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan beberapa petinggi Koalisi Merah Putih (KMP) telah mendinginkan tensi politik pasca Pilpres 2014.

Puncaknya, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Ketum PAN Hatta Rajasa, dan Ketum Golkar Aburizal Bakrie secara bersama-sama menghadiri sidang Paripurna MPR dengan agenda tunggal pelantikan presiden dan wakil presiden periode 2014-2019, Senin 20 Oktober 2014.

Karenanya Yandri meminta agar Jokowi tidak merusak momentum baik tersebut dengan mengeluarkan program yang tidak pro rakyat dalam pemerintahan lima tahun mendatang.


"Usaha untuk mendinginkan tensi politik sudah kami tunjukkan kemarin. Jangan sampai momentum baik ini tercederai dengan program yang tak pro rakyat," katanya.

Pada kesempatan itu, Yandri mengingatkan Jokowi untuk memprioritaskan bekerja memenuhi janji politiknya selama kampanye. Dia memastikan PAN akan turut ambil bagian dalam menguatkan parlemen dalam mengkritisi program-program pemerintah. PAN akan menjadi yang terdepan untuk menolak jika program itu tak pro rakyat

"Jokowi dan JK tidak perlu galau, jalankan saja janji kampanye. Selama program tepat sasaran kami akan mendukung. Kami juga akan menjadi yang terdepan untuk menolak jika program itu tak pro rakyat," ucapnya.

Soal peleburan Koalisi Yandri tidak memberi tanggapan lebih dalam, tapi dia malah tersenyum. “Peleburan koalisi Anda sudah tahu sendiri arahnya kemana,” cetus Yandri.

Sebelumnya dalam kesempatan diskusi yang sama Politikus PDIP Ahmad Basarah, meminta agar semua koalisi (Koalisi Merah Putih maupun Koalisi Indonesia Hebat) membubarkan diri. Namun bagi Yandri, bubarnya KMP justru akan melemahkan Parlemen.   


Hanya dengan Rp 50.000 Anda sudah ikut berdakwah
Share this article :

Poskan Komentar