Jumat, 13 Juni 2014

Home » » Didik Rachbini: Puncak Elektabilitas Jokowi Sudah Lewat

Didik Rachbini: Puncak Elektabilitas Jokowi Sudah Lewat

Secara perlahan tapi pasti elektabilitas Prabowo menunjukkan peningkatan



  
Didik J Rachbini|(Merdeka.Com)
Mafaza-Online.Com | JAKARTA - Sejumlah lembaga survei memperlihatkan hasil elektabilitas Jokowi-JK mengalami tren penurunan dan di sisi lain pasangan Prabowo-Hatta mengalami tren kenaikan.

Survei terakhir yang dirilis oleh Lembaga Survei Nasional (LSN) menunjukkan 46,3 persen, pasangan Jokowi-JK sebesar 38,8 persen. Sementara yang belum menentukan pilihan masih besar yaitu sebesar 14,9 persen. Penurunan tersebut menurut LSN salah satunya disebabkan oleh kejenuhan.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat politik Didik Junaedi Rachbini mengatakan adalah tren dalam statistik yang wajar terjadi.

"Jokowi mencapai puncak pada bulan Oktober tahun lalu, namun sejak itu trennya menunjukkan penurunan," kata Didik, Jakarta Kamis (12/6).

Diakui Didik, dirinya mengamati hasil survei-survei sejak awal tahun lalu.

"Dalam ilmu statistik jika sudah mengalami penurunan, maka akan sulit untuk mengalami kenaikan kembali, apalagi dalam waktu dekat," terangnya.

Lebih lanjut, Didik menjelaskan sebelum Oktober grafik Jokowi terus mengalami kenaikan. Tapi setelah bulan Oktober terjadi penurunan. Di sisi lain, secara perlahan tapi pasti elektabilitas Prabowo menunjukkan peningkatan. Sehingga selisih antara keduanya semakin tipis.

"Pada periode Januari-Oktober selisih antara Jokowi dengan Prabowo berkisar antara 30 persen, kemudian Akhir tahun lalu sekitar 15 persen sampai 20 persen," jelasnya.

Kemudian selisih itu semakin menipis sejak awal tahun 2014 dari sekitar 11 persen menjadi sebesar 5 persen pada bulan Mei. Didik menjelaskan salah satu faktor tren penurunan Jokowi adalah masyarakat melihat tidak banyak perubahan atau gebrakan terjadi selama Jokowi menjabat gubernur. Di antaranya permasalahan banjir, macet dan juga perizinan di Ibu Kota.

"Di Minggu pertama-kedua ini, Jokowi-JK sudah tersalip oleh Prabowo-Hatta," tandasnya.

MERDEKA.COM




Silakan klik:  
 

Share this article :

Poskan Komentar