Kamis, 20 Maret 2014

Home » » 26 Gubernur dan 16 Wakil Ajukan Cuti Kampanye

26 Gubernur dan 16 Wakil Ajukan Cuti Kampanye

PEMILU
Adapun gubernur yang mencalonkan diri menjadi presiden, harus terlebih dulu meminta izin kepada Presiden dan tak boleh langsung mengundurkan diri

Mafaza-Online.Com | JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi telah menerima pengajuan cuti sejumlah kepala daerah setingkat provinsi terkait kampanye Pemilu 2014. Totalnya 26 Gubernur dan 16 Wakil Gubernur yang telah mengajukan cuti. "Angka ini masih bisa bertambah," kata Gamawan di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis, 20 Maret 2014.

Gubernur dan wakil mengajukan cuti untuk persiapan pemilihan umum. Mereka menjadi juru kampanye dari partai-partai yang mengusungnya.

Gamawan menegaskan cuti hanya boleh sampai 5 April 2014. Selama sepekan, mereka hanya diperbolehkan selama dua hari berkampanye pada hari kerja. Kalau hari Sabtu dan Ahad, cukup memberi tahu saja. Gubernur dan wakil suatu daerah yang mengajukan cuti tak boleh dihari yang sama.

Kepala daerah yang melanggar akan diberi sanksi Badan Pengawas Pemilihan Umum.

"Sanksinya, semua tergantung dari Bawaslu," ujar Gamawan.

Adapun gubernur yang mencalonkan diri menjadi presiden, kata Gamawan, harus terlebih dulu meminta izin kepada Presiden dan tak boleh langsung mengundurkan diri. Aturan ini tertuang di Undang Undang No. 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Pasal 7 ayat 1.

Izin cuti telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18/2013 tentang Tata Cara Pengunduran Diri Kepala Daerah, Wakil Kepala Daerah dan Pegawai Negeri Yang Akan Menjadi Bakal Calon Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota serta Pelaksanaan Cuti Pejabat Negara dalam Kampanye Pemilu. Para gubernur harus mendapatkan izin dari Menteri Dalam Negeri untuk berkampanye.

TEMPO.CO



Silakan Klik: 
Share this article :

Posting Komentar