Kamis, 02 Januari 2014

Home » » Johor Tetapkan Jumat Sebagai Hari Libur

Johor Tetapkan Jumat Sebagai Hari Libur

Untuk memudahkan warga Muslim melakukan ibadah shalat Jumat

Mafaza-Online.Com | MALAYSIA -  Mengawali 2014 Johor resmi menerapkan libur akhir pekan, Jumat dan Sabtu. Alasan utama perubahan ini untuk memudahkan warga Muslim melakukan ibadah shalat Jumat.

Libur Jumat dan Sabtu ini diumumkan Sultan Johor Ibrahim Ibni Sultan Iskandar November lalu setelah mendapatkan masukan dari berbagai pihak.

Perubahan tidak menuai kritikan dari warga non-Muslim dan mereka yang berbisnis karena libur ini tidak berlaku bagi pihak swasta, kata Hu Pang Chaw, ketua perhimpunan pendukung Partai Islam Se-Malaysia, PAS, yang tinggal Ayer Hitam, Johor.

"Pada mulanya ada yang mengeluh, namun sekarang sudah memaklumi, bank-bank tetap libur Sabtu Ahad dan bisnis mereka tidak ada masalah," kata Hu kepada BBC.

Perubahan libur yang mulai berlaku pekan ini diwajibkan pada semua kantor-kantor pemerintah namun tidak diwajibkan bagi sektor swasta.

Para pejabat mengatakan langkah itu tidak akan mempengaruhi ekonomi di salah satu negara bagian terkaya di Malaysia itu karena perusahaan swasta dapat menentukan sendiri hari libur mereka.

Namun sejumlah kalangan di Malaysia mengkhawatirkan dampaknya terhadap investor asing.

Perubahan di Johor ini kembali seperti yang diterapkan 15 tahun lalu.

Saat ini, negara bagian di Malaysia yang menerapkan libur pada hari Jumat dan Sabtu adalah Kedah, Kelantan, dan Trengganu.

Keputusan semacam ini memang bukan hal baru bagi Malaysia. Namun, kasus Johor menjadi unik karena lokasinya yang berbatasan dengan Singapura. Johor juga menjadi rumah bagi kelompok ekspatriat. Beberapa penduduk Singapura setiap hari pulang pergi ke Johor, hanya untuk bekerja.

Menanggapi kecemasan ini, Perdana Menteri Johor, Mohamed Khaled Nordin, menyatakan sektor swasta dapat memutuskan antara dua pilihan. Mereka bisa melanjutkan liburan mingguan Sabtu - Ahad, atau mengikuti peraturan baru pemerintah.



Silakan di Klik
Beli Sepasang : Manjakani dan Pasak Bumi Anda cukup Bayar Rp 60.000 bukan Rp 85.000
Share this article :

Posting Komentar