Jumat, 17 Januari 2014

Home » » Didik J Rachbini: Pendukung Jokowi di Sosmed `Hama Demokrasi`

Didik J Rachbini: Pendukung Jokowi di Sosmed `Hama Demokrasi`

Jokowi Masuk Got | (Foto: Kompasiana)
Permasalahan banjir di Ibu Kota Jakarta tidak cukup diselesaikan dengan blusukan

Mafaza-Online.Com|JAKARTA- Politisi PAN Didik J Rachbini mengeritik para pendukung Jokowi di sosial media. Menurutnya, pendukung Jokowi telah membela Gubernur DKI Jakarta itu secara membabi buta.

Kritik tajam itu bermula dari kicauan Didik melalui akun @DJRachbini soal banjir di Jakarta. Didik terlibat perdebatan seru dengan akun @dr_tika.

"Jeng yg beresin pemimpin di wilayahnya, banjir tdk cukup diselesaikan dgn blusukan," demikian tulis Didik menanggapi kicauan-kicauan akun @dr_tika, sebagaimana dikutip Liputan6.com, Jumat (17/1/2014).

Dalam kicauannya, Didik mengatakan pada masa sebelum Jokowi, Gubernur Fauzi Bowo atau Foke telah membuat kanal banjir sebagai upaya menanggulangi banjir Jakarta. Namun, kala itu Foke tetap saja dicerca karena banjir masih terjadi di Ibukota.

Secara khusus, Didik menyebutkan bahwa Gubernur DKI sebelum Jokowi, Fauzi Bowo (Foke) bersama-sama dengan Jusuf Kalla dan DPR RI berhasil membangun Banjir Kanal Timur (BKT) sepanjang 23 kilometer.

“Harap tahu, Foke+JK (+DPR RI) berhasil membangun BKT penahan banjir 23 kilometer, mengurangi banyak titik banjir. Skrg mesti lebih,” kicau @DJRachbini.

"Jeng tadi sy tweet, foke+JK sdh bangun 23 km banjir kanal, banjir belum selesai. Foke dikritik keras. skrg apa?" tulis dia.

Perdebatan pun terus berlanjut hingga akhirnya muncullah akun @Palguna76. Akun ini menyebut Didik yang merupakan mantan rival Jokowi pada saat Pilkada Gubernur DKI 2012 silam sebagai pendendam.

Kicauan @Palguna76 itu kemudian dibalas oleh Didik. "Kenaifan pngikut ekstrim spt ini mlihat kritik sbg dendam.(ingat pengikut ekstrim, hama demokrasi)," balas Didik.

Didik menjelaskan, kritik yang dia lontarkan atas penanganan banjir di Jakarta itu berdasarkan hasil survei. Berdasarkan survei, warga Ibukota tidak puas dengan kinerja Jokowi terkait penanganan banjir.

Sebelumnya, Didik sudah merilis hasil survei terkait tingkat kepuasan warga Jakarta kepada Gubernur DKI Jakarta. Di mana, warga Jakarta tidak puas terhadap dua hal, yakni kemacetan dan banjir. Masyarakat merasa puas untuk bidang pendidikan, kesehatan dan lainnya.

"Sy sdh melakukan survei, masy puas thd gub dki utk pendidikan, kesehatan, dll. Tapi tdk puas thd dua hal: kemacetan, transportasi n banjir," tulis dia.

"Kritik berdasarkan survei ilmiah sdh sy release, ini diulang di twiterland. tp sy tahu yg menyerang spt semut, anti kritik sdh berkurang," sambung Didik. 






Silakan di Klik
Share this article :

Posting Komentar