Rabu, 20 November 2013

Home » » Saling Pandang, Pemicu Bentrok TNI-Brimob di Karawang

Saling Pandang, Pemicu Bentrok TNI-Brimob di Karawang

Akrab TNI Polri | ilustrasi
Ribut-ribut hanya sebentar, hanya 10 menit kok, enggak lama

Mafaza-Online.Com  | BANDUNG — Bentrokan antara anggota Satuan Brimob Detasemen B Cikole dan anggota Yonif 305 Kostrad pada Selasa (19/11/2013) sekitar pukul 10.30 WIB di depan Mega Mall Karawang, Jawa Barat, dipicu oleh masalah sepele.

"Kita tadi sudah dari TKP (tempat kejadian perkara). Ya, awal mulanya karena masalah sepele saja, karena kesalahpahaman saja," kata Kapendam Kodam III Siliwangi Kolonel Inf Muhammad Affandi saat dihubungi Kompas.com, Selasa malam.

Affandi mengatakan, insiden itu berawal dari "saling pandang" antara anggota TNI yang berpakaian preman dan polisi (Brimob) yang sedang mengawal aksi unjuk rasa di kantor Pemda Kabupaten Karawang, Selasa.

"Beberapa anggota polisi dan anggota kita (TNI) yang memakai pakaian preman bertemu di kantor Pemda Karawang itu. Nah, saling menatap mata dan saling tersinggung," urai Affandi.

Menurutnya, keributan yang besar terjadi di depan Mega Mall Karawang, Jawa Barat. Jumlah tiap-tiap kubu yang bentrok lebih dari 10 anggota. "Keributan terjadi di tempat lain, tidak di kantor pemda," ucapnya.

Keributan, tambah Affandi, hanya berlangsung sekitar 10 menit. "Ribut-ribut hanya sebentar, hanya 10 menit kok, enggak lama. Kejadiannya pagi tadi sekitar pukul 10.00," kata Affandi.

Kendati demikian, Affandi menyatakan, penyebab dan kronologi bentrok antara Brimob dan TNI di Karawang saat ini masih dalam penyelidikan mendalam. "Sampai saat ini pun masih kita selidiki dan kita dalami terus awal mula bentrok itu, apa penyebabnya, seperti apa, kronologinya seperti apa. Kita masih selidiki," pungkas Affandi. (KOMPAS.com)

Silakan di Klik:
┈┈»̶•̵̭̌✽M-STORE LengkapiKebutuhanAnda✽•̵̭̌«̶┈┈

Share this article :

Posting Komentar