Kamis, 11 Juli 2013

Home » » Terulang, Kasus Buku Pelajaran SD Bernuansa Pornografi

Terulang, Kasus Buku Pelajaran SD Bernuansa Pornografi

PKS Desak Kemendikbud Evaluasi Proses Penerbitan Buku

MafazaOnline|JAKARTA-Kasus Beredarnya Buku pelajaran Bahasa Indonesia untuk anak SD yang memuat cerita bernuansa pornografi kembali terjadi. Baru-baru ini beredar di dua sekolah Bogor, SDN Polisi dan SDN Gunung Gede.  Di halaman 57 buku pelajaran tersebut, ada kisah seorang perempuan yang bekerja sebagai seorang PSK di kota akibat masa lalunya yang kelam.

Fraksi PKS DPR RI menyesalkan kejadian tersebut dan menyayangkan kinerja Kemendikbud yang kembali kecolongan dalam kasus ini. Anggota Komisi X dari Fraksi PKS DPR RI Surrahman Hidayat mendesak Kemendikbud untuk menarik Buku Pelajaran tersebut dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses penerbitan buku.

“Saya sangat menyesalkan kejadian ini, kenapa kasus seperti ini selalu terjadi berulang-ulang. Ini jelas tidak boleh di diamkan.  Kemendikbud harus segera perbaiki alur penerbitan buku pelajaran dengan ketat dengan pengawasan ekstra karena membahayakan bagi para siswa,” tegas Surrahman.

Surrahman yang juga Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS ini, berharap pihak Kemendikbud beserta BSNP ( Badan Standar Nasional Pendidikan) dan Puskurbuk (Pusat Kurikulum Perbukuan) untuk segera berkoordinasi dan melakukan evaluasi cermat dan detail. 

“Hal ini agar segera diketahui di mana letak kesalahan proses, sehingga kasus seperti ini selalu terjadi berulang-ulang dan harus ada sanksi yang tegas atas keteledoran semacam itu,” tutup Surrahman.

Share this article :

Poskan Komentar