Rabu, 03 Juli 2013

Home » » Laba Berlipat di Pusat Grosir Thamrin City Lantai 5

Laba Berlipat di Pusat Grosir Thamrin City Lantai 5


Anda bisa dibuat takjub, ternyata koleksi busana muslim, utamanya kerudung yang menjadi andalan pusat belanja ini, kerap dipilih sejumlah butik bahkan mal atau department store ternama untuk dijual kembali

MafazaOnline | JAKARTA - Seiring kesadaran beragama yang tumbuh, busana muslim pun kian diminati. Tak heran bila usaha busana muslim —buatan pengusaha kecil dan menengah— terus berkembang menyesuaikan tren dan selera pasar. Menyikapi hal ini produsen terus berbenah memperbaiki kualitas, sambil terus memantau tren agar pilihan gaya busana terus update. Kesan Inilah yang nampak di pusat busana muslim di area UKM Thamrin City Lantai 5 Jakarta.

Anda bisa dibuat takjub, ternyata koleksi busana muslim, utamanya kerudung yang menjadi andalan pusat belanja ini, kerap dipilih sejumlah butik bahkan mal atau department store ternama untuk dijual kembali. Bisnis online pun kerap dilakoni pedagang yang sering disebut Pasar Tasik ini. Bisa jadi kerudung yang Anda beli di department store ternama berasal dari pusat grosir atau produsen ini, dengan harga yang sudah dibanderol lebih tinggi dan label yang diganti. Tak hanya Anda, memang banyak yang belum tahu, jika berbelanja sendiri di pusat grosir ini, bisa mendapatkan harga lebih murah dan berkualitas.

Inilah rahasia hidup di zaman sulit ini. Anda tetap bisa bergaya meski harga BBM melangit. Segera saja ke Thamrin City lantai 5 dapatkan untung yang berlipat. Kenyataannya tak hanya butik dan mal/department store yang belanja busana muslim, terutama kerudung, mengganti label produk dan menjual dengan harga berkali-kali lipat. “Artis pun melakukan hal itu," ungkap H Fikri, MAg, MBA, Ketua Persatuan UKM Thamrin City Lantai 5 saat temu media di Thamrin City, Jakarta, beberapa waktu lalu.


Fikri menambahkan, produk UKM busana muslim dari pusat grosir lantai 5 Thamrin City ini menyebar di berbagai pusat belanja mulai pasar grosir, mal, department store, hingga butik milik artis. Tak hanya di Jabodetabek, produk UKM busana muslim ini juga bisa ditemui hingga Papua, serta negara lain seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand dan belakangan Filipina. Bahkan lintas benua, seperti Afrika pun biasa dilayani.

Orang sering menyebut Pusat belanja di lantai 5 Thamrin City ini dengan Pasar Tasik.  Biasanya di Lantai 5 ini, ramai pembeli terutama kalangan agen atau distributor pada Senin dan Kamis, mulai pukul Subuh hingga Zuhur. Jadi, Anda bisa mendapatkan koleksi terkini dengan harga grosir yang lebih murah pada jam-jam ini. Meski dimanjakan dengan Alat pendingin (AC) dan ruangan yang teratur suasana tradisonal tetap kental. Jadi, memang Anda harus berdesakan dengan para reseller yang memiliki kebiasaan belanja Senin dan Kamis di pusat grosir busana muslim Thamrin City. Pada dua hari belanja grosir ini, omset penjualan UKM mencapai Rp 5-100 juta.

Padahal jika ingin lebih nyaman belanja, Anda bisa mengunjungi area UKM ini di luar waktu tersebut, juga di hari selain Senin dan Kamis. Tak perlu khawatir kehabisan, karena meski bukan hari pasaran, Anda masih bisa mendapatkan koleksi terbaru dari sekitar 1000 toko. Satu toko biasanya menjual 1-2 merek busana muslim. Fikri mengatakan, biasanya mulai pukul jelang Asar  toko mulai tutup, hanya 40-50 persen yang masih membuka tokonya. Meski ribuan toko ini, 70-80 persennya menjual grosir, Anda tetap bisa leluasa berbelanja satuan. Namun memang harga ritel dan grosir, berbeda 5-10 persen.

Tak cukup sehari mengelilingi satu lantai area UKM ini. Di Thamrin City lantai 5, Anda bisa menemukan beragam koleksi kerudung, busana muslim perempuan, baju koko, sajadah termasuk untuk anak-anak, hingga aksesori lain yang melengkapi penampilan berbusana muslim. Seperti Peci, songkok atau perlengkapan haji.

Meski produk UKM ini dibanderol dengan harga lebih murah, Fikri mengakui, belum banyak orang yang memilih berbelanja di pusat grosir ini terutama secara ritel. Padahal sejak 2000, produk UKM lebih inovatif dalam menciptakan rancangan busana muslim. Selain promosi yang kurang dari pengelola.  
“Produsen menyiasati dengan memanjakan selera pasar, jadi jilbab model apa pun ada disini,” jelasnya.
Soal kualitas, produk UKM juga semakin meningkatkan daya saingnya. Dua tahun lalu, produk lokal sempat tergeser oleh produk impor terutama dari Cina. Sekarang keadaan kembali dipegang produk lokal.  Produk fashion muslim impor semakin lesu karena kualitas produk yang rendah. Beberapa produk jilbab impor misalnya, seringkali ditemukan cepat kusam dan warna memudar setelah dicuci. “Akhirnya pelanggan kembali ke produk lokal,” jelas Fikri.

Produsen busana muslim ini cukup kreatif menggali inspirasi dari desainer, internet, juga kalangan artis dan sinetron yang kerap menjadi acuan tren berbusana muslim. Dengan begitu mereka mendisain koleksi busana muslim yang lebih berganti-ganti tiap pekannya. Makanya koleksi busana muslim dari pusat belanja ini pun sering diburu reseller dan pebisnis berbagai kalangan. Dengan kualitas yang sama, barang dari pusat grosir ini bisa dibanderol dengan beragam harga. Anda bisa untung besar.

Selain menjual busana Fikri juga menjual peralatan shalat. Untuk hal ini barangnya masih bisa untuk menangguk keuntungan bagi pelanggannya.  "Sajadah dari saya Rp 120.000, nanti diluar bisa mencapai Rp 700.000," ungkap Fikri.

Inilah uniknya, meski di Thamrin City lantai 5 terkenal miring, tapi orang masih enggan mengaku busana yang dikenakannya dari pasar grosir ini. Jadi harus melalui jalan tangan pihak kedua dulu baru sampai pada pemakai. Harus ada banderol mal atau butik terkenal dulu. Padahal sudah banyak juga yang tahu, bahwa barangnya dari Pasar Tasik ini. “Imej produk UKM memang masih rendah dan perlu ditingkatkan. Meski realitasnya, produk UKM diakui kualitasnya oleh berbagai kalangan,” kata Fikri.

Kalau Anda tertarik silakan saja ke Thamrin City lantai 5 dan rancanglah bisnis Anda.  Produsen busana muslim dari pusat grosir ini adalah partner dagang yang pas. Menarik bukan? 

Silakan Klik:
MAFAZA-STORE Lengkapi Kebutuhan Anda 

MafazaOnline Peduli (MOP)
MOP Adalah dana yang dihimpun dari pembaca. Untuk membantu dakwah Islam.

Mari bersinergi, Kirim bantuan melalui
Bank Muamalat Norek: 020 896 7284
Syariah Mandiri norek 069 703 1963.
BCA norek 412 1181 643
a/n Eman Mulyatman


Setelah transfer kirim sms konfirmasi ke 0878 7648 7687 Dengan format: Nama/Alamat/Jumlah/Bank/Peruntukkan (Pilih salah satu)
1. Desa Binaan 2. Motor Dai 3. Peralatan Shalat
4. Wakaf Al-Qur’an 5. Beasiswa 6. Dunia Islam

Syukran Jazakumullah Khairan Katsira

Klik Juga:

BARBERQU 2013 (teBAR BERkah QUrban)
 



Share this article :

Poskan Komentar