Sabtu, 11 Mei 2013

Home » » Yusril: Kita Harus Melawan Kezoliman Dengan Penegakan Hukum Dan Keadilan

Yusril: Kita Harus Melawan Kezoliman Dengan Penegakan Hukum Dan Keadilan

MafazaOnline-GORONTALO-Dari berbagai kasus dan peristiwa ditengah-tengah kita saat ini ketidakadilan dan kezoliman berlangsung dan terjadi dimana-mana. Indonesia adalah negara hukum oleh karena itu kita tidak boleh melawan dengan kekerasan dan anarkis, kita harus melawan ketidakadilan dan kezaliman itu dengan hukum, kita harus melawan secara konstitusional. Demikian disampaikan Prof. DR. Yusril Ihza Mahendra Ketua Majelis Syuro DPP Partai Bulan-Bintang yang juga pakar hukum tatanegara di alun-alun kota Gorontalo yang dihadiri Walikota Gorontalo dan puluhan ribu masyarakat Gorontalo, Selasa (2/03/2013).
Ditengah tengah lautan massa Yusril memberikan pencerahan kepada masyarakat Gorontalo betapa pentingnya penegakan hukum dan keadilan. Menurut Yusril esensi dari hukum itu adalah tegaknya keadilan. “Saya mengajak masayakat Gorontalo untuk tetap memperjuankan tegaknya hukum dan keadilan dan jangan kita menyelesaikan masalah dengan kekerasan dan anarkis,” tegeas Yusril dan disambut tepuk tangan meriah oleh masa yang berkumpul sejak pagi di alun-alun kota Gorontalo

Kehadiran Yusril ke Gorontalo atas undangan Walikota Gorontalo yang juga merupakan Ketua LSM Penegak Hak-Hak Rakyat Gorontalo. Masyarakat Gorontalo saat ini sedang dihadapi polemik pemilihan Walikota yang baru saja berlangsung tanggal 28 Maret yang lalu. KPU Kota Gorontalo mencoret salah satu pasangan calon yaitu pasangan DAI’ nomor urut 3 yang saat ini masih menjabat sebagai Walikota Gorontalo, sehari sebelum dilaksanakan pemungutan suara. Pasangan DAI’ menunjuk Prof. DR. Yusril Ihza Mahendra sebagai kuasa hukum dalam kasus Pilkada Walikota Gorontalo untuk diselesaikan ke Mahkamah Konstitusi.

Dihadapan rakyat Gorotalo Yusril mengatakan bahwa kasus pemilukada kota Gorontalo sangat unik dan spesifik dan hal tersebut membuat dirinya tertarik untuk datang ke Gorontalo dan mau mendalami kasus tersebut.

”Kasus pemilukada Kota Gorontalo telah mengusik rasa keadilan masyarakat dan untuk itu kita harus menegakkan keadilan itu. Kita mempunyai tekad yang kuat untuk menegakkan keadilan itu. Keadilan itu adalah esensi ajaran Islam, keadilan adalah esensi dari hukum. Karena itu jika ada keputusan hukum, apabila ada norma hukum yang bertentangan dengan rasa keadilan maka keputus dan norma itu tidak layak dan tidak pantas dikatakan sebagai sebuah keputusan hukum, “ tegas Yusril. (Islamedia)

http://mafaza-online.blogspot.com/2013/01/nasi-jagung-manglie-solusi-untuk.html
Share this article :

Poskan Komentar