Selasa, 14 Mei 2013

Home » » Antara Lebah dan Lalat

Antara Lebah dan Lalat

Dari lebah dan lalat kita belajar bahwa hidup ini adalah pilihan. Apakah kita ingin seperti lebah yang dalam hidupnya bisa memberi manfaat bagi orang lain. Tetapi jika kita ingin seperti lalat, maka kuman yang akan kita sebarkan juga akan mencelakakan orang lain
Melalui alam semesta beserta isinya, Tuhan mengajarkan kita tentang banyak hal. Namun seringkali kita luput memperhatikan hal-hal kecil yang ada disekitar kita. Contoh kecilnya tentang­ lebah dan lalat.

Pernahkan Anda perhatikan : Mengapa lebah cepat menemukan bunga? Sedangkan lalat cepat menemukan kotoran?

Lebah dan lalat diberikan naluri yang berbeda. Naluri lebah hanya untuk menemukan bunga. Sedangkan naluri lalat hanya untuk menemukan kotoran. Lebah tidak tertarik pada kotoran. Sebaliknya, lalat tidak tertarik pada keindahan dan harumnya bunga. Hasilnya, lebah kaya akan madu sedangkan lalat kaya akan kuman penyakit.

Kalau kita analogikan dalam kehidupan sehari-hari, lebih kurangnya seperti ini. Mengapa sebagian orang menjadibaik dan sebagian orang lain menjadi jahat? Biasanya orang jahat tidak tertarikpada hal-hal yang baik, sebaliknya bila ada hal-hal yang jahat, menyakitkan, kebohongan, permusuhan, gosip-gosip yang tak jelas sumbernya, biasanya mereka akan sangat bersemangat untuk menyebarkannya.­


Sementara orang baik secara naluri tidak tertarik dan tidak akan merespon hal-hal yang buruk, menyakitkan, gosip yang tak jelas dan semua yang berbau kejahatan meskipun sekilas terlihat benar dan baik.

Dari lebah dan lalat kita belajar bahwa hidup ini adalah pilihan. Apakah kita ingin seperti lebah yang dalam hidupnya bisa memberi manfaat bagi orang lain.Jika kita seperti lebah yang menghasilkan madu, maka orang-orang disekeliling kita juga akan mencicipi manisnya madu. Tetapi jika kita ingin seperti lalat, maka kuman yang akan kita sebarkan juga akan mencelakakan orang lain.

Bukankah sebaik-baik manusia disisi Allah adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Mari menebar kebaikan bagi sesama …"Khoirunnas Anfauhum linnas" (Sebaik2 manusia adlh yg bermanfaat utk sesamanya).

Thanks

Kiriman: Oleh: Harits Abu Ulya



Nasi Jagung Manglie: Solusi untuk Penderita Diabetes
Share this article :

Posting Komentar