Senin, 08 April 2013

Home » » Harlah PPP, Tugas Kesejarahan Terus Berlanjut

Harlah PPP, Tugas Kesejarahan Terus Berlanjut

Ir H Aunur Rofiq*

Pada hari ini merupakan hari yang sangat bersejarah bagi warga PPP, karena mengenang kembali lahirnya sebuah Partai Islam yang lahir pada 1973.  Partai yang didukung oleh semua komponen umat Islam. Saat ini partai partai berlambang Kabah ini telah berumur empat puluh tahun. Empat dasawarsa sudah, PPP turut berkontribusi riil bagi pembangunan negeri tercinta ini.
Peringatan Hari Lahir  PPP tahun 2013 kali ini, mempunyai arti yang sangat penting. Dari aspek kesejarahan peringatan kali ini mengingatkan, tentang sejarah panjang perjalanan partai yang didirikan oleh para ulama. Para ulama dari berbagai unsur bersatu padu menyatukan visi tentang pentingnya aspirasi politik melalui partai Islam.

Melihat latar belakang sejarah PPP, segenap warga PPP di seluruh penjuru Tanah Air wajib bersyukur, karena inilah satu-satunya partai politik yang sejak kelahirannya telah mampu mempersatukan berbagai aliran politik dan pemikiran di kalangan umat Islam Indonesia. Untuk itulah, maka Harlah PPP yang ke-40 kali ini ingin kembali meneguhkan tekad  besar  para pendahulu kita itu dengan mengusung tema, “Bersatu Memperkokoh Rumah Besar Umat Islam”.

Kebesaran dan kejayaan PPP, tidak lain karena jasa dan dedikasi mereka yang tinggi, dan keikhlasan perjuangan yang gigih menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Para ulama adalah pilar penting perjuangan PPP dan berkat bimbingan dan arahan para ulama pula, Partai Persatuan Pembangunan mampu menghadapi setiap cobaan dan tantangan apapun, dan hingga kini partai tercinta masih tetap kokoh, yang menunjukkan bahwa Partai Persatuan Pembangunan tetap diperlukan kehadirannya dan tetap dicintai oleh rakyat.
Tugas kesejarahan ini terus berlanjut. Peringatan Harlah PPP tahun ini, dipusatkan di kota Bangkalan Madura. Sungguh merupakan suatu penghormatan yang luar biasa dari masyarakat Bangkalan Madura, dan Jawa Timur pada umumnya. Melalui tulisan ini, selaku Ketua Panitia Harlah PPP, perkenankanlah saya menyampaikan terima kasih yang tulus dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga Bangkalan atas terselenggaranya Peringatan Harlah ke-40. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala, senantiasa meridlai perjuangan kita. Amin, Ya Robbal Alamin.

Perlu saya sampaikan pula bahwa, sebelum acara puncak yang di selenggarkan di Kota Bangkalan Madura hari ini, Hari Lahir PPP telah dahului dengan serangkain acara yakni:
1. Tanggal 7 April di selenggarakan acara “Mlaku Bareng PPP” bersama sejumlah masyarakat di Jawa Timur. Alhamdulillah antusiasme masyarakat sungguh luar biasa dan berhasil sukses dengan diikuti oleh  20…ribu peserta.
2. Tanggal 8 April di selenggarakan acara “Panen Raya” di Kecamatan Diwek Jombang. Alhamdulillah, bukan hanya  acaranya yang sukses, tetapi kegiatan panennya juga sukses. Dan Insya Allah menjadi ikhtiar PPP untuk menjadikan petani lebih makmur.
Tidak kalah penting dari semua rangkaian acara itu adalah puncak acara Harlah yang dipusatkan di kompleks makam KH. Syeichona Cholil Bangkalan Madura. Tentu saja ada alasan penting mengapa Harlah PPP yang keempat puluh ini kita pusatkan di Kota Bangkalan Madura khususnya di lingkungan kompleks KH. Syeichona Cholil Bangkalan Madura.
PPP adalah partainya para ulama. PPP di dirikan oleh para ulama. Dari kota bersejarah  inilah, PPP ingin kembali melakukan napak tilas perjuangan ulama yang sangat disegani di tanah air, yakni KH. Syeichona Cholil Bangkalan Madura.

Figur  KH. Syeichona Cholil Bangkalan Madura adalah titik pusat dari mata rantai dan silsilah paling penting dalam kehidupan umat Islam Indonesia, karena beliau adalah maha guru dari para ulama yang disegani di tanah air, seperti KH Hasyim Asy’ari pendiri NU, KH. Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah, dan Syeikh Nawawi Albantani dan Syeikh Yusuf Al Makassari, dan sejumlah ulama lainnya, semuanya pernah berguru dan menjadi murid KH. Syeichona Cholil Bangkalan Madura.

Dalam kaitan ini, saya mengajak seluruh jajaran pengurus, para anggota dan simpatisan PPP di seluruh Indonesia, untuk mensyukuri seraya melakukan langkah-langkah positif untuk meneruskan warisan perjuangan para ulama itu.

Akhirnya dalam kesempatan Harlah kali ini, perkenankan selaku Ketua Panitia saya memohon maaf apabila dalam penyelenggaraan ini ada berbagai kekurangan yang kurang memuaskan berbagai pihak.
Sebagai mansia biasa, saya selalu memohon pertolongan, memohon ampun serta berpasrah diri (tawakkal) kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Semoga Allah subhanahu wa ta’ala senantiasa melindungi dan meridlai seluruh perjuangan kita. Amin Ya Robbal Alamin.

Bangkalan, 9 April 2013
 
*Ketua Panitia Hari Lahir Partai Persatuan Pembangunan

Silakan di Klik
Share this article :

Poskan Komentar