Minggu, 21 April 2013

Home » » DR Rizal Ramli: Masa Depan Indonesia di Timur

DR Rizal Ramli: Masa Depan Indonesia di Timur

DR Rizal Ramli: Masa Depan Indonesia di Timur
MafazaOnline-JAKARTA-Ikon perubahan nasional DR Rizal Ramli berpendapat masa depan Indonesia ada di wilayah Timur. Karena itu seharusnya pemerintah pusat mulai memberi perhatian yang memadai bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat di wilayah Indonesia bagian Timur. Sudah saatnya pembangunan tidak hanya berkutat di Jawa.
“Kuncinya adalah pemerataan. Wilayah Indonesia bukan hanya Jawa. Indonesia terbentang luas dari Sabang di ujung Sumatera hingga Merauke di ujung Papua. Kita semua disatukan sebagai satu bangsa yang berdaulat. Sudah semestinya bila saudara-saudara kita di berbagai wilayah lain, termasuk Indonesia Timur, juga bisa menikmati berkah kemerdekaan  yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa,” ujar Rizal Ramlil saat menerima belasan tokoh pemuda Indonesia Timur di rumahnya, bilangan Jakarta Selatan, Kamis (18/4).

Menurut anggota Panel Ahli Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) ini, pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia adalah suatu keharusan yang tidak bisa dihindari. Mengabaikan pembangunan dan kesejahteraan rakyat di daerah, bisa menimbulkan benih-benih terjadinya gejolak yang berujung pada keingingan untuk merdeka. Beberapa gerakan sparatis di sejumlah wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) umumnya dipicu oleh adanya perasaan diperlakukan tidak adil oleh pemerintah pusat.

Menggugat Indonesia

Para tokoh pemuda Indonesia Timur tersebut sengaja menyambangi Rizal Ramli untuk meminta calon presiden alternatif versi The President Center itu berpidato pada Kongres I Perhimpunan Indonesia Timur. Perhelatan yang bakal digelar pada 20 Mei 2013 ini,  mengambil tema "Menggugat Indonesia." Masih tertinggalnya sebagian besar wilayah Indonesia Timur yang ditandai dengan banyaknya kemiskinan dan pengangguran menjadi latar belakang dipilihnya tema tersebut.

“Kami sengaja memilih tanggal 20 Mei sebagai waktu pelaksanaan Kongres I Perhimpunan Indonesia Timur. Kita semua tahu, 20 Mei diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Kami ingin menjadikan kongres ini sebagai momentum kebangkitan Indonesia kembali, khususnya Indonesia bagian timur,” papar salah satu tokoh pemuda Indonesia Timur, Syukur Mandar.

Menurut Syukur yang mantan Wasekjen partai Hanura, Perhimpunan Indonesia Timur menilai ketertinggalan Indonesia Bagian Timur sepenuhnya karena kesalahan dan tanggung jawab pemerintah pusat. Itulah sebabnya Kongres pertama ini mengambil tema “Menggugat Indonesia.” Karena selama ini Indonesia hanya dipersepsi pemerintah Pusat saja. Lewat Kongres Perhimpunan Indonesia Timur, diharapkan ke depan para birokrat di pemerintah pusat tergerak hatinya untuk segera memberi perhatian kepada wilayah Indonesia Timur. Dengan demikian ketidakadilan yang terjadi di daerah bisa segera diakhiri.

Syukur bersama belasan tokoh pemuda Indonesia Timur diterima Rizal Ramli yang juga Ketua Aliansi Rakyat untuk Perubahan (ARUP). Mereka diantar Muhammad Hatta Taliwang, tokoh aktivis senior asal Sumbawa, NTB, yang juga mantan anggota DPR periode 2004-2009. Para tokoh muda itu mengklaim mewakili  para pemuda dari 15 provinsi di Indonesia Timur.  Selain Rizal Ramli, sejumlah tokoh lain yang juga diundang adalah Jusuf Kalla, Surya Paloh, Prabowo Subianto, Syahrul Yasin Limpo, Agustin Teras Narang, dan Sinyo Sarundajang.


Kesabaran rakyat gaza teladan pembinaan karakter siswa


Share this article :

Poskan Komentar