Kamis, 07 Maret 2013

Home » » Komisi III Segera Undang BNN Bahas Raffi

Komisi III Segera Undang BNN Bahas Raffi

MafazaOnline-JAKARTA-Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Almuzzammil Yusuf menerangkan setelah menerima pengaduan dari pengacara Raffi Ahmad terkait kasus narkoba, Komisi III DPR RI akan segera memanggil Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk meminta klarifikasi pengaduan Raffi.
”Kami sudah mendengarkan pengaduan Pak Hotma dan keluarga Raffi. Agar berimbang kami merasa perlu meminta klarifikasi pihak BNN. Insya Allah dalam waktu dekat kami akan panggil BNN,” kata politisi PKS ini dalam siaran persnya 5 Feberuari 2013.

Muzzammil menjelaskan bahwa dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III, Hotma Sitompul menjelaskan bahwa penangkapan terhadap Raffi Ahmad melanggar hukum dan telah merugikan kliennya.

”Pihak Raffi merasa BNN melakukan kriminalisasi terhadap Raffi. Untuk itu kami membutuhkan second opinion dari BNN. ”tambahnya.

Menurut Muzzammil, Komisi III mendukung penuh pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh BNN. “Tentu harus sesuai dengan prosedur hukum yang benar dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Jadi tidak boleh ada kriminalisasi terhadap siapapun dengan dalih apapun,” tegasnya

Untuk itu, politisi PKS asal Lampung ini meminta agar BNN menjelaskan kepada publik secara transparan terkait kasus Raffi ini. “BNN berkepentingan untuk menjelaskan kepada publik agar pemberantasan narkoba yang dilakukan oleh BNN tidak kontraproduktif,” jelasnya.

Sebagai wujud dukungan kepada BNN, Muzzammil akan mengusulkan agar anggaran pencegahan dan penindakan narkoba tahun depan dinaikan. “Bahaya narkoba ini sangat besar. Korban narkoba saat ini sudah mencapai 4,5juta orang, mayoritas anak-anak. Jumlah kerugian secara materil mencapai 48 Triliun per tahun. Jadi wajar jika anggaran pemberantasannya dinaikan,” paparnya.

Untuk itu, Muzzammil meminta agar BNN menggerakan lembaga negara dan seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi memberantas penyalahgunaan narkoba baik di lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif.

“Termasuk BNN harus melibatkan organisasi masyarakat, partai politik, tokoh masyarakat, akademisi,  pengusaha, dan elemen masyarakat lainnya. Jadi eskalasi ancaman bahaya narkoba ini harus menjadi gerakan pemberantasan secara nasional dan masif. ”katanya.

Kepada media, Muzzammil meminta agar pemberitaan terkait isu narkoba yang melibatkan siapapun, termasuk Raffi harus berimbang, “ Jangan sampai ada pihak yang dirugikan,”katanya.

Kesabaran Rakyat Gaza, Teladan Pembinaan Karakter Siswa
Share this article :

Posting Komentar