Senin, 14 Januari 2013

Home » » PRES RELEASE TIM PENCARI FAKTA & REHABILITASI (TPFR) BIMA

PRES RELEASE TIM PENCARI FAKTA & REHABILITASI (TPFR) BIMA



Densus 88 Anti Terror

Setelah melakukan penelitian dan wawancara secara maraton selama 2 hari (11 s/d 12 Januari 13) di 3 kecamatan (Madapangga, Bolo dan Woha) terhadap 12 orang saksi yang merupakan pihak keluarga, rekan bisnis/dagang dan aparat desa. Maka TPFR menyimpulkan :

1)            Bahtiar Abdullah (35 thn) sejak enam tahun terakhir murni berprofesi sebagai pedagang (ayam, kerupuk, dan kue).
2)            Yang bersangkutan dalam kurun waktu tersebut belum pernah melakukan perjalanan ke luar daerah dan sebaliknya.






Sehingga dari hasil ini, TPFR Bima menyimpulkan bahwa:
1.             Bahtiar Abdullah TIDAK MUNGKIN merupakan "kelompok teroris buronan dari Poso" sebagaimana dituduhkan pihak Kepolisian.

2.             Tim juga menemukan fakta bahwa sebagian masyarakat Bima mengalami traumatis psikis dan terintimidasi atas aksi Densus 88 di Bima selama ini yang melakukan justifikasi secara sepihak atas keterlibatan beberapa masyarakat Bima, termasuk kasus tembak di tempat para terduga terorisme.

3.             Terjadinya perbedaan pernyataan internal kepolisian di beberapa media atas terduga terorisme dan barang bukti. Misalnya: Pernyataan mabes polri, barang bukti bahan peledak antara 40 sampai 50 Kg bahan pembuat peledak. Pernyataan Kapolres Dompu saat paparkan kronologis kejadian, bahan peledak 20Kg. Awalnya Mabes Polri ungkap senjata yang ditemukan jenis rakitan. Sekarang pernyataan Polri yang sering direlease media massa, senjata yang digunakan mereka jenis FN dan refolver. Hal ini merupakan dasar keraguan kami atas data-data internal kepolisian. Jika menyangkut barang yang sudah ditangan Kepolisian saja terjadi perbedaan, bagaimana halnya dengan data intelijen selama ini termasuk terkait data-data pihak-pihak yang terlibat aksi terorisme? Karena itu tim akan meminta pada pihak kepolisian untuk menverifikasi data korban, tersangka dan barang bukti yang menurut mereka valid.

4.             Ini adalah laporan Investigasi TPFR tahap I yang akan kami lanjutkan dengan agenda-agenda lain dan akan kami ungkapkan hasilnya pada public. Setelah semua agenda investigasi tuntas akan kami buatkan laporan resmi kepada semua pihak terkait seperti: Pemda, Pemprov, DPRD, DPR RI, Presiden, Komnas Ham, KontraS, MUI Pusat, Ormas-ormas Islam, lembaga-lembaga bantuan hukum bahkan tidak menutup kemungkinan Mahkamah Internasional.

5.             Kami membuka diri & sangat mengharapkan dukungan moril dan tenaga dari semua elemen masyarakat Bima, dan Bangsa Indonesia umumnya untuk kemudahan agenda-agenda TPFR Bima.

Demikian Konferense Pers/Press Release ini kami buat

Bima, 13 Januari 2013
Tim Pencari Fakta & Rehabilitasi (TPFR)

Hadi Santoso, ST,MM (Ketua)
Rismunandar (Sekretaris)



Mafaza Market
=============================================================================
Bagi Ukhti muslimah yang ingin tampil cantik nan shalihat, segera beralih ke pengobatan Herbal non alkohol. Tersedia: Aliya Natural Anti Acne dan Aliya Natural Regenerating Harga: Rp 40.000,- (Plus Ongkos kirim) Hub: Winwin (0293)5540586
NASI Jagung Manglie Harga @Rp 10.000 disc 30% bagi agen atau pembelian 1 karton (48 dus) Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim Bagi Anda yang berminat silakan hubungi kami: 085717238073 (Muhammad Nur) Kami juga melayani Terapi, konsultasi kesehatan, ruqyah dan keharmonisan rumahtangga (permasalahan pria). Silakan di Klik:
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 


 

Share this article :

Poskan Komentar