Minggu, 13 Januari 2013

Home » » Pelaksanaan Uji Publik Kurikulum 2013 Kurang Ideal

Pelaksanaan Uji Publik Kurikulum 2013 Kurang Ideal

Herlini Amran Legislator PKS
MafazaOnline-JAKARTA–Pembahasan Kurikulum masih terus dipertanyakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terutama terkait pelaksanan uji publik Kurikulum 2013 sekitar satu bulan lalu kepada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Anggota Komisi X DPR Herlini Amran, Senin (14/01) menilai pelaksanaan uji publik ini kurang ideal. Sehingga wajar saja jika ada pihak-pihak yang menganggap uji publik sekadar formalitas atau terkesan dipaksakan. “Ada yang mengeluhkan tidak adanya sesi tanya jawab, ada yang merasa terlalu digiring pada power point paparan uji publik, ada yang meragukan utilisasi masukan publik bila silabus atau modul atau bukunya sudah jadi dan lain sebagainya,” katanya

Lebih lanjut Legislator PKS ini mengatakan, ketika melaksanakan Reses bulan lalu dan melakukan serap aspirasi dari terkait perubahan kurikulum yang akan dilakukan pemerintah pada 2013 ini justu banyak dari masyarakat yang mempertanyakan. Dalam hal ini Guru, Pengurus Sekolah, orangtua murid siswa, wartawan dan lain sebagainya justru mempertanyakan persiapan pemerintah terkait akan melakukan pergantian kurikulum ini.

Menurut Herlini, Kebanyakan justru tidak setuju terhadap pergantian kurikulum 2013 ini. Akan tetapi, dia dibuat sangat takjub dengan hasil survei/polling yang “angka-angkanya” begitu mendukung implementasi Kurikulum 2013 dari pemaparan Mendikbud. Secara terus terang dia  sukar mempercai validasinya. Karena tidak mengetahui prosesnya dan metode pelaksanaanya, karena masih banyak pihak yang menganggap uji publik ini hanya untuk melegitimasi saja. “Jika laporan hasilnya seperti ini sukar divalidasi, yah wajar diragukan masyarakat umum,” ujarnya.

Herlini juga mempertanyakan pihak mana saja yang terlibat, dan input-nya apa yang sudah diterima Kemendikbud. Herlini juga memandang sangat strategis menyerap gagasan atau masukan pihak Perguruan Tinggi atau lembaga pendidikan terkait secara tertulis. Karena akan lebih komprehensif dan berbobot hasilnya

Anggota DPR asal Wilayah Pemilihan Kepulauan Riau itu berharap Kemendikbud bisa memberikan penjelasan lebih detil kepada publik dan panja Kurikulum di Komisi X DPR, bagaimana teknis pelaksanaan uji publik yang dilakukan bulan lalu. Sehingga menjamin masukan publik paralel/sekuensial dengan rumusan akhir Kurikulum 2013, “Jangan sampai semua masukan itu ditabulasi saja, sementara konsepsi akhir kurikulum sudah dibuat duluan,” pungkasnya.   



Mafaza Market
===================================================================
Bagi Ukhti muslimah yang ingin tampil cantik nan shalihat, segera beralih ke pengobatan Herbal non alkohol. Tersedia: Aliya Natural Anti Acne dan Aliya Natural Regenerating Harga: Rp 40.000,- (Plus Ongkos kirim) Hub: Winwin (0293)5540586
NASI Jagung Manglie Harga @Rp 10.000 disc 30% bagi agen atau pembelian 1 karton (48 dus) Harga Belum Termasuk Ongkos Kirim Bagi Anda yang berminat silakan hubungi kami: 085717238073 (Muhammad Nur) Kami juga melayani Terapi, konsultasi kesehatan, ruqyah dan keharmonisan rumahtangga (permasalahan pria). Silakan di Klik:
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ 


Share this article :

Poskan Komentar