Rabu, 23 Januari 2013

Home » » Kopi Bikin Ketagihan?

Kopi Bikin Ketagihan?


Diasuh Oleh: Dr Moh Ali Toha Assegaf, Penanggungjawab Rumah Sehat Afiat dan Pengkaji Kedokteran Nabi. Dokter juga menjabat Direktur RSCM Jakarta. Praktik: Jl Limo Raya Ruko Griya Cinere II/No 3, Depok, Telp. 021-7547291.



Pertanyaan

Assalamu’alaikum

Saya ibu dua anak berusia 37 tahun. Saya suka minum kopi, dengan campuran susu dan sedikit gula. Saya senang bila memasaknya dengan air panas mendidih. Saya minum kopi, belakangan saja, setelah kenal dengan seorang sahabat. Mulanya cuma segelas, tapi belakangan karena banyak pikiran terus saya kok jadi sering minum kopi.



Orang bilang kopi itu bisa bikin sakit jantung, diabetes, stroke atau maag. Menurut dokter bagaimana aturan yang benar untuk minum kopi? Belakangan saya jadi sering pipis kalau habis minum kopi. Terima kasih atas jawabannya.

Wassalamu’alaikum



Ani Handayani

di Karawang Jabar



Jawaban

Wa’alaikum salam wr.wb.

Alhamdulillahi robbil ‘alamin, wa sholatu wa salaamu ‘alaa sayyidil mursalin, sayyidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wasallam. Semoga keselamatan, kedamaian dan kesejahteraan selalu terlimpah bagi hamba-hamba Allah yang selalu mengikuti petunjuk Allah dan rasul-Nya, aamiin.



Kopi adalah minuman yang sangat digemari banyak orang selain teh. Keduanya memiliki rasa dan aroma yang menarik dan sama-sama mengandung kafein sehingga memberikan rasa segar bagi yang meminumnya. Maka tak heran jika mereka yang terbiasa minum kopi dan atau teh ada rasa seperti ketagihan, namun sebenarnya itu bukan ketagihan. Sama seperti jika kita minum madu, badan terasa segar dan aroma madu menarik kita untuk meminumnya.



Penelitian tentang kopi oleh para dokter ahli di beberapa negara maju menunjukkan bahwa kopi tidak menyebabkan ketagihan. Adapun efek segar dari kafein disebabkan stimulansia yaitu zat yang menimbulkan kebugaran. Jika kafein menimbulkan ketagihan maka para ahli akan memasukkannya ke dalam golongan zat adiktif. Perhatikan undang-undang tentang zat adiktif yang baru disahkan bahwa dalam UU itu, tembakau dimasukkan sebagai bahan adiktif, dan kafein/kopi tidak termasuk.



Adapun pandangan bahwa kopi bisa menyebabkan sakit maag juga dalam penelitian tidak terbukti. Keluhan lambung pada orang yang minum kopi biasanya terjadi pada orang dengan keadaan lambung sensitif. Pada orang ini biasanya minum orange juice pun dia akan sakit ulu hatinya. Jadi memang kopi bisa mengiritasi selaput lendir orang yang lambungnya sensitif.



Dalam beberapa penelitian juga disebutkan bahwa kopi tidak menyebabkan penyakit jantung, tidak menyebabkan penyakit diabetes dan juga tidak menyebabkan penyakit darah tinggi. Oleh karena itu bagi Anda yang sehat, jangan ragu minum kopi karena tidak ada satupun bukti ilmiah yang menyebutkan bahwa kopi bisa mengakibatkan penyakit berbahaya.



Dalam beberapa penelitian justru ditemukan bahwa kopi memiliki manfaat bagi kesehatan, misalnya menurunkan angka kemungkinan terjadinya penyakit parkinson, menurunkan kecenderungan pikun dan menurunkan kecenderungan menderita penyakit kanker, sehingga dalam batas tertentu kopi sangat bermanfaat bagi kesehatan.



Namun demikian para ahli membatasi konsumsi kopi, hal ini adalah sesuatu yang wajar karena tuntunan Allah SWT dan rasul-Nya juga menyebutkan agar kita makan-minum namun dalam kadar yang tidak berlebihan. Allah SWT berfirman, ”Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. al-A’raf [7]: 31).



Nabi saw bersabda, ”Makanlah, minumlah, berpakaianlah, dan bersedekahlah dalam batas-batas wajar dan jangan berlebihan.”



Lalu seberapa banyak orang boleh minum kopi sehari. Penelitian menunjukkan bahwa 3-4 cangkir ukuran 200cc kopi per hari akan bermanfaat bagi kesehatan. Jika lebih dari itu kemungkinan bisa menyebabkan gangguan kesehatan.



Menurut saya, sebaiknya ibu lebih banyak minum air putih jika haus karena memang kopi bukan penghilang haus. Minumlah kopi sebagai penyegar, mungkin satu cangkir di pagi hari sebelum memulai aktivitas dan mungkin satu cangkir setelah sholat ashar. Jika lebih dari itu, maka ibu perlu mempertanyakan sebenarnya untuk apa minum kopi.



Yang paling bahaya jika minum kopi secara berlebihan, kecenderungan konsumsi gula berlebihan. Seperti kita ketahui konsumsi gula berlebihan akan mengundang penyakit diabetes. Mengenai minum kopi untuk menghindari stres, ibu perlu mewaspadai stres itu sendiri, karena bisa memicu penyakit. Adapun bertambah seringnya kencing disebabkan memang kopi adalah diuretika ringan yang menyebabkan produksi air kencing sedikit meningkat.



Saran saya:

1.      Minum kopi maksimal empat cangkir ukuran 200 cc perhari.

2.      Kendalikan stres dengan banyak melakukan aktivitas ruhaniah sehingga makin mendekatkan diri Anda kepada Allah SWT.

3.      Perbanyak minum air putih karena seringkali perasaan mengantuk disebabkan dehidrasi yang bisa diatasi dengan banyak minum air putih. Perasaan mengantuk juga bisa terjadi karena kelelahan yang tidak bisa diatasi dengan minum kopi melainkan dengan istirahat.

4.      Kelelahan yang berlebihan membutuhkan pemeriksaan yang saksama sehingga harus dilakukan check-up untuk memastikan bahwa ibu tidak memiliki kelainan fisik yang serius. Periksakanlah kesehatan ibu ke dokter.





Demikianlah penjelasan saya, semoga bermanfaat, wallahu a’alamu bish showaab, wassalamu’alaikum wr.wb.



Editor: Lufti Avianto



Share this article :

Posting Komentar