Kamis, 31 Januari 2013

Home » » Komnas HAM Desak Polri Kembalikan Jenazah Terduga Teroris

Komnas HAM Desak Polri Kembalikan Jenazah Terduga Teroris

MafazaOnline-PALU  - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendesak Polri segera kembalikan enam jenazah terduga teroris ke keluarganya masing-masing agar dimakamkan secara layak.


Komisioner Komnas HAM Siane Indriani di Palu, Kamis 31/01/2013, menilai proses otopsi yang dilakukan Mabes Polri terhadap enam jenazah tersebut terlalu lama, yakni sekitar satu bulan. Keenam terduga teroris itu berasal dari Makassar (dua orang), Kabupaten Dompu (dua orang), dan Kabupaten Poso (dua orang). Siane mengatakan pemakaman jenazah terduga teroris di tanah kelahirannya menjadi hak keluarga. "Demi alasan kemanusian, sebaiknya jenazah dikembalikan ke pihak keluarga secepatnya," katanya.

Dia mengatakan Mabes Polri pernah meminta agar jenazah terduga teroris dimakamkan di Jakarta demi alasan keamanan di daerah, seperti di Kabupaten Poso. "Padahal di saat yang sama Komnas HAM telah berkoordinasi dengan Wakil Bupati Poso bahwa daerahnya sudah aman dan kondusif," ujar Siane.

Menurutnya, lambatnya pemulangan jenazah ke pihak keluarga bisa menimbulkan masalah baru di masyarakat.

Komnas HAM sendiri telah menemui kelurga korban di Kabupaten Poso, dan mereka meminta agar jenazah segera dikembalikan. "Biarpun tinggal tengkorak dan kerangka, tetap kami terima," kata Siane menirukan keluarga korban di Poso.

Menurut keluarga terduga teroris di Poso, kata Siane, apabila jenazah dimakamkan di Jakarta maka kerabat akan kesulitan saat ziarah. "Belum lagi masalah keuangan untuk naik pesawat terbang," katanya.

Rencananya Mabes Polri akan memulangkan jenazah terduga teroris asal Kabupaten Poso pada Kamis (31/1). Jenazah itu bernama Andi Brekele yang tewas saat penggrebekan di Makassar pada awal Januari 2013. Sedangkan keluarga butuh kepastian kapan jenazah itu bisa dikembalikan. (ANTARA/rr)


Promo Suzuki ERTIGA Excitest Drive diperpanjang
Share this article :

Posting Komentar